Paripurna istimewa HUT ke-17 Kepahiang yang digelar DPRD, Rabu, 6 Januari 2021. (foto. rahman jasin)

Di Tengah Pandemi Covid-19
Khidmat Paripurna HUT ke-17 Kepahiang

KEPAHIANG– Sidang paripurna istimewa HUT ke-17 Kepahiang yang digelar DPRD Kepahiang berlangsung khidmat, Rabu, (6/1).

Sidang dipimpin Ketua DPRD, Windra Purnawan, SP didampingi Waka I dan II, Andrian Defandra, SE, MSi dan Drs.HM.Thobari Mu’ad, SH.Dihadiri Bupati Kepahiang, Dr.Ir.Hidayatullah Sjahid, MM, IPU, dan Sekda, Zamzami Zubir, SE, MM, unsur Forkopimda. Serta Gubernur diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Dr.Suparno, MPd.

Ketua DPRD Kepahiang, Windra Purnawan saat memimpin paripurna istimewa HUT ke-17 Kepahiang. (foto. rahman jasin)

‘’Sidang paripurna istimewa HUT ke-17 Kepahiang tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, 2 minggu sebelum paripurna,  sudah banyak digelar aneka lomba dan pertandingan untuk menyemarakan perayaan HUT. Bahkan pada malam puncak perayaan HUT selalu digelar pesta rakyat. Tapi, saat ini kita sedang berada di dalam pandemic covid-19. Bahkan, hingga saat ini sudah 270 lebih warga  Kepahiang yang terpapar covid. Ironisnya, di masa pandemic ini angka perceraian meningkat tajam,’’ kata Windra.

Dalam usia 17 tahun, Kabupaten Kepahiang tak ubahnya seperti gadis dan bujang beranjak dewasa. Saat ini Kepahiang tengah mempercantik wajah kota. Salah satunya dengan merenovasi Pasar Kepahiang. Jalan-jalan dibangun untuk membuka wilayah terisolir. Ini terlaksana berkat kerjasama terpadu seluruh unsur terkait.

‘’Kita juga mengucapkan selamat kepada Dr.Hidayatullah Sjahid yang terpilih kembali menjadi Bupati. Juga selamat kepada Dr.Rohidin Mersyah yang juga kembali terpilih menjadi Gubernur Bengkulu. Kami berharap, dalam periode ke-II ini Pak Gubernur dapat mendukung percepatan pembangunan Kepahiang. Misalnya dengan memperlebar jalan menuju Kawasan wisata Kabawetan. Karena di kawasan destinasi wisata ini merupakan salah satu destinasi unggulan Kepahiang,’’ tutur Windra.

Bupati menyampaikan sambutan. (foto. rahman jasin)

Sedangkan, Dr.Suparno, MPd yang mewakili Gubernur mengucapkan selamat kepala Kabupaten Kepahiang yang telah berusia 17 tahun.

‘’Momentum seperti ini kita pergunakan untuk mengoreksi, mengevaluasi serta  mensyukuri semua karya capaian prestasi. Sekaligus membangun komitmen dan memotivasi semangat membangun daerah,’’ ujar Suparno.

Sekwan, Rolan Yudistira membacakan sejarah singkat pembentukan Kabupaten Kepahiang. (foto. rahman jasin)

Tak lama lagi tukas Suparno, jalan tol dapat dinikmati. Keberadaan jalan tol Bengkulu – Lubuklinggau ini akan memberikan banyak manfaat bagi perkembangan ekonomi masyarakat. Setidaknya, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Provinsi Bengkulu akan meningkat. Karena sarana transportasi yang lancer.

‘’Kita harus bersiap menyambutnya. Pemerintah bersama masyarakat harus bersinergi. Pengembangan pariwisata merupakan program strategis,’’ demikian Suparno.

Anggota DPRD Kepahiang saat mengikuti paripurna HUT ke-17 Kepahiang, Rabu, 6 Januari 2021.

Sementara Bupati Kepahiang, Dr.Ir.Hidayatullah Sjahid, MM, IPU memaparkan sejarah pemekaran Kepahiang. Serta laju pertumbuhan pembangunan Kepahiang.

‘’Sejarah mencatat,  pemekaran Kepahiang telah memberikan pengaruh signifikan dalam segala aspek. Baik pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Usia 17 tahun belum terlalu tua. Namun, usia 17 tahun ini merupakan momentum tepat untuk melakukan instrospeksi sekaligus mengevaluasi keberhasilan dan kekurangan dalam mengemban amanah masyarakat,’’ jelas Bupati.

Bupati dan istri foto bersama Waka I DPRD dan istri. (foto rahman jasin).

Dikatakan, tahun 2021 Pemkab Kepahiang akan menyelesaikan pembangunan jalan akses ke Kawasan wisata kabawetan,  jalan Cintamandi – Langgar Jaya – Damar Kencana dan  Renah Kurung – Batu Bandung. Serta perbaikan jalan Talan Sawah, Kota Agung dan Desa Lubuk Penyamun. Termasuk menambah fasilitas Masjid Agung Baitul Hikmah.

Sekda dan istri foto bersama anggota DPRD. (foto. rahman jasin)

‘’Akibat pandemic covid, pembangunan beberapa infrastruktur belum dapat dilaksanakan akibat adanya relokasi anggaran. Termasuk kegiatan yang didana DAK 2020. Namun, ada beberapa kegiatan tetap berjalan. Salah satunya, revitaliasi Pasar Kepahing. Selain itu, kita juga mendapat hibah senilai Rp 22,3 M dari BNPB untuk membangun sarana dan prasarana yang rusak akibat banjir tahun 2019. Misalnya membangun 7 jembatan gantung di wilayah Ujan Mas, Bermani Ilir. Termasuk merenovali jembatan beton yang rusak. Serta membangun pelapis tebing dan drainase.  Untuk pengembangan sector pariwisata, tahun 2021 kita akan membangun water park di Kabawetan. Termasuk mengundang investor untuk mendukung pengembangan sector pariwisata sebagai upaya melengkapi amenitas di destinasi wisata,’’ papar Bupati. (rjs)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*