Sidang praperadilan yang digelar PN Bengkulu, Senin, (16/11)

PN Tolak Praperadilan Polda

BENGKULU – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu akhirnya  menolak permohonan praperadilan yang disampaikan AP melalui kuasa hukumnya, Rendra Edwar Tarigan atas penetapan tersangka yang dilakukan Polda Bengkulu, Senin, (16/11).

Sidang yang dipimpin  Hakim tunggal Diki Wahyudi, SH, ini juga menyatakan membebankan biaya yg ditimbulkan dalam persidangan kepada pihak Pemohon.

Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Drs Teguh Sarwono, M.Si, didampingi Kabidkum, Kombes Pol Esmed Eryadi, SH, S.IK, MM., melalui Kabid Humas Kombes Pol Sudarno, S.Sos, MH., ketika dikonfirmasi awak media menerangkan, tuntutan praperadilan ini merupakan upaya hukum yang ditempuh pemohon atas penetapan dirinya menjadi tersangka dalam kasus mengambil buah sawit tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam UU perkebunan pasal 105 jo pasal 107 huruf (D) UU RI 39 tahun 2014.

“Alhamdulilah Kuasa Hukum Khusus Bidkum Polda Bengkulu yang mewakili Termohon dalam perkara ini Kapolda Bengkulu Cq Dir Reskrimsus Cq Kasubdit Tipidter, dapat menyelesaikan perkara dengan ditolaknya tuntutan oleh pihak pemohon” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, Tim yang dikomandoi langsung oleh Kabidkum Kombes Pol Esmed Eryadi, SH, S.IK, MM., dengan Anggota IPTU Resdianto, SH., IPTU Pedi Setiawan, SH., IPTU Dwi Wardoyo, S H., MH., AIPDA Tri Oktorinda SH., MH., dan BRIPKA Agustiar Padang, SH., masih menunggu salinan keputusan pungkasnya mengakhiri.(rls)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*