Cuti, Bupati Kepahiang, Hidayatullah Sjahid menyerahkan kunci rumah dinas kepada Wabup selaku Plh Bupati, Senin, 28 September 2020. (foto. rahman jasin)

Cuti, Hidayatullah Serahkan Rumdin dan Mobnas

KEPAHIANG– Cuti untuk mengikuti Pilkada, Bupati Kepahiang, Hidayatullah Sjahid, meninggalkan rumah dinas, 26 September – 5 Desember 2020. Hidayat menyerahkan kunci rumah dinas dan kendaraan dinas kepada Wabup, Neti Herawati yang menjabat Plh. Bupati, Senin, (28/9).

Penyerahkan kunci rumah dinas dan kendaraan dinas itu disaksikan Sekda Kepahiang, Zamzami Zubir.

‘’Sebagai calon bupati, terhitung 26 September hingga 5 Desember 2020, saya menjalni cuti diluar tanggungan negara. Makanya, saya harus meninggalkan rumah dinas sebagai bentuk fasilitas saya sebagai bupati. Seluruh tugas dan tanggung jawab bupati saya serahkan kepada Buk Neti sebagai Plh Bupati yang memiliki kewenangan penuh untuk menjalankan tugas dan kewenangan bupati,’’ kata Hidayatullah Sjahid usai menyerahkan kunci rumah dinas dan kendaraan dinas.

Selain rumah dinas dan kendaraan dinas bupati, Ketua TP PKK Kepahiang, Ny. Efie Hidayat juga menyerahan kunci mobil dinas PKK kepada Neti Herawati.

Cuti, Hidayatullah Sjahid menyerahkan kunci mobil dinas bupati kepada Wabup, Neti Herawati selaku Plh. Bupati, Senin, 28 September 2020. (foto.rahman jasin)

‘’Saya dan keluarga meninggalkan rumah dinas hanya membawa pakaian saja. Sedangkan pakaian dinas bupati dan atribut bupati tetap saya tinggalkan disini,’’ tutur Hidayat.

Sedangkan Plh Bupati Kepahiang, Neti Herawati mengaku siap menjalankan tugas bupati selama 72 hari. ‘’Dalam menjalankan tugas bupati ini, saya tentunya dibantu Pak Sekda, para asisten dan staf ahli bupati. Besok, saya akan melakukan rapat koordinas dengan Gugus Tugas Covid-19.  Serta rapat staf untuk melaksanakan tugas bupati ini,’’ kata Neti.

Selain itu, Neti juga mengaku tengah berusaha merealisasikan peningkatan status pemadam kebakaran (Damkar) yang selama ini bergabung dengan Satpol PP untuk dinaikan statusnya menjadi Dinas Damkar.

‘’Kita juga akan melakukan pendataan ulang terhadap para lansia yang ada di seluruh desa dan kelurahan. Sehingga, pemutahiran data lansia ini dapat membantu para lansia untuk mendapatkan bantuan. Selama ini banyak lansia yang belum terdata karena para lansia itu belum memiliki NIK. Makanya, kita akan meminta para Kades dan Lurah untuk mendata para lansia sekaligus mengurus penerbitan KTP dan KK-nya,’’ demikian Neti Herawati. (rjs).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*