Zainal dan Edwar Samsi memberikan keterangan pers usai diperiksan Kejari, Rabu, 16 September 2020. (foto. rahman jasin)

Dua Mantan Banggar Diperiksa Jaksa

KEPAHIANG – Tim Pidsus Kejari Kepahiang tampak ‘’ngebut’’  menyidik dugaan korupsi dibalik pengadaan lahan Kantor Camat Tebat Karai tahun 2015.

‘’Hari ini kita mendengarkan keterangan 2 mantan anggota Banggar DPRD Kepahiang. Yakni, Zainal dan Edwar Samsi. Keduanya kita periksa pukul 09.00 WIB – 11.00 WIB,’’ jelas  Kajari Kepahiang, Ridwan melalui Kasi Pidsus, Riki Musrizah, SH, MH dan Kasi Intelijen, Arya Marsepa, SH, SH kepada potretbengkulu.com, Rabu, (16/9).

Dikatakan, kedua mantan anggota Banggar itu dimintai penjelasan terkait prosedur dan mekanisme penganggaran dana pengadaan lahan Kantor Camat Tebat Karai dalam APBD-P 2015.

‘’Dalam waktu dekat, kita juga akan memeriksa beberapa anggota Banggar lain. Termasuk tim TAPD,’’ tutur Riki.

Riki juga menjelaskan, pengadaan lahan seluas 8.850 M2 itu dilaksanakan Pemkab Kepahiang tahun 2015 dengan dana Rp 1,1 miliar. Namun, proses pengadaan lahan itu diduga ada penyimpangan.

Sebelumnya, tim Pidsus sudah memeriksa 20 saksi terkait.  Diantaranya, penjual lahan itu, Ahmad Rizal.

Usai dimintai keterangan di ruang Pidsud, Zainal dan Edwar Samsi menjelaskan kronologis penganggaran dana pengadaan lahan Kantor Camat Tebat Karai itu.

‘’Saya hanya ikut rapat 1 kali. Sedangkan 3 kali rapat Banggar lainnya saya tidak ikut karena ada urusan partai. Jadi, saya tidak tahu persis. Yang jelas, anggaran pengadaan lahan itu memang dibahas Banggar,’’ kata Edwar Samsi.

Sedangkan Zainal mengakui bahwa usulan awal dana pengadaan lahan yang disampaikan TAPD ke Banggar itu senilai Rp 3,5 miliar.

‘’Tapi, setelah kita bahas Banggar akhirnya menyetujui dananya sebesar Rp 1,2 miliar. Dana itu merupakan penambahan plafon dana global. Soal berapa besar dana yang digunakan eksekutif untuk pengadaan dana itu sudah diluar kewenangan Banggar. Karena yang pengadaannya dilaksanakan eksekutif,’’ demikian Zainal. (rjs)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*