gambar ilustrasi

Menilik Kekuatan Kandidat (bagian 1)
Dayat-Nata Menguat Ujang-Daus Berpeluang ‘’Menyalip’’ 

KEPAHIANG– Genderang ‘’pertarungan’’ head to head dalam Pilkada Kepahiang 2020 mulai menggelegar. 2 kubu kandidat, Dayat-Nata dan Ujang-Daus, sama-sama menyiapkan sederet taktik dan strategi untuk merebut simpatik 107.533 pemilih yang saat ini tercantum dalam daftar pemilih sementara (DPS).

Bagaimana kekuatan kedua kubu? Ikuti penelisikan dan penyisiran Rahman Jasin dari potretbengkulu.com.

Komisioner KPU Kepahiang, Syamsul Komar, SP menyerahkan BA hasil pemeriksaan dokumen pendaftaran Hidayat-Nata, Minggu, 6 September 2020. (foto. rahman jasin)

Sebagai kandidat incumbent, Dayat-Nata memiliki peluang besar untuk mempertahankan reputasi. Namun, Ujang-Daus juga berjuang keras dan berpeluang untuk menyalip langkah Dayat-Nata.

Dayat-Nata diusung Partai Nasdem, Golkar, PKS dan Hanura pemilik 13 kursi di parlemen. Sedangkan Ujang-Daus diusung PKB, Gerindra, PDIP, PPP, Demokrat dan Perindo dengan 12 kursi di DPRD Kepahiang. ‘’Mesin’’ parpol kedua pasangan ini tergolong berimbang.

Nur Hasan menyerahkan BA hasil pemeriksaan berkas pendaftaran Ujang – Daus. (foto. rahman jasin)

Berkaca pada Pilkada 2015 lalu, Dayat yang saat itu berpasangan dengan Neti Herawati  tampak mendominasi. Dayat-Neti berhasil meraih 35.248 suara atau 56,71 persen dari total suara sah 70.678 suara dari total DPT mencapai 109.640 pemilih.

Sedangkan 2 kandidat pesaingnya, Bambang-Arbi merebut 25.282 suara atau 33,18 persen. Dan Daus-Bahrudin meraih 10.183 suara atau 10,10 persen.

Apakah sukses besar ini akan kembali didulang Dayat yang berpasangan dengan Nata?  Atau Ujang-Daus yang justru menang. Pertanyaan inilah yang menggelitik dibenak masyarakat Kepahiang. (bersambung)

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*