Syamsul Komar, SP

Pasca Putusan Bawaslu
KPU Laksanakan Vertual Ulang Dukungan Edi-Ice

KEPAHIANG– Mulai hari ini, Selasa, (8/9), KPU Kepahiang mulai melaksanakan verifikasi factual (Vertual) terhadap 4.426 dukungan bakal pasangan calon (Bapaslon) perseorangan, Edi Sunandar – Ice Rakizah (Edi-Ice).

Verifikasi ulang ini dilaksanakan KPU dalam menindaklanjuti putusan Bawaslu Kepahiang atas permohonan Edi – Ice yang dibacakan Ketua Bawaslu, Rusman Sudarsono didampingi Firmansyah dan Zainal serta dihadiri para pihak. Yakni, KPU selaku termohon dan pemohon, Edi-Ice dalam Musyawarah penyelesaian sengketa pemilihan, Senin, (7/9).

Dalam putusannya, Bawaslu telah mengabulkan sebagain permohonan Edi – Ice. Serta membatalkan berita acara rekapitulasi dukungan Bapaslon perseorangan Edi – Ice yang termatup dalam BA-7-KWK perbaikan. Serta memerintahkan KPU untuk melakukan vertual ulang selama 2 hari, 8 – 9 September 2020.

‘’Mulai hari ini,  Selasa (8/9) seluruh PPS di 117 desa/kelurahan telah melakukan verifikasi factual 4.426 dukungan Edi – Ice pasca putusan Bawaslu.  Hari pertama ini, LO Edi – Ice mengumpulkan pendukung untuk dilakukan Vertual oleh PPS. Pelaksanaan vertual hari pertama dilaksanakan pukul 09.00 WIB – 22.00 WIB,’’ jelas Komisioner KPU Kepahiang, Syamsul Komar, SP dari Divisi Hukum dan Pengawasan kepada potretbengkulu.com.

Sedangkan vertual hari kedua, Rabu, (9/9) dilaksanakan pukul 09.00 WIB – 00.00 WIB. PPS meminta LO Bapaslon Edi – Ice untuk menghadirkan pendudung di secretariat PPS.

Diakui Syamsul Komar,  Edi – Ice awalnya menyampaikan 10.891 dukungan. Setelah dilakukan verifikasi administrasi tercatat 9.488 dukungan yang memenuhi syarat (MS). Sisanya, 1.408 dukungan dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

‘’Setelah dilakukan verifikasi factual, dari 9.488 dukungan yang dinyatakan MS sebanyak 4.866 dukungan. Sedangkan 4.622 dinyatakan TMS. Saat melakukan perbaikan, Edi – Ice kembali menyerahkan 8.917 dukungan. Setelah dilakukan verifikasi factual dukungan perbaikan tercatat 4.491 dukungan MS dan TMS sebanyak 4.426 dukungan. Jadi total dukungan MS sebanyak 9.357. sedangkan syarat minimal dukungan sebanyak 10.845 dukungan. Akibatnya, ada kekurangan 1.484 dukungan untuk memenuhi syarat minimal,’’ tutur Syamsul Komar.

Hasil vertual perbaikan yang menyatakan 4.426 dukungan TMS inilah yang diperintahkan Bawaslu  agar KPU melakukan verifikasi factual ulang.

‘’Selepas pukul 00.00 WIB, 9 September, PPS langsung melakukan pleno. Sedangkan pleno PPK dan KPU akan dilaksanakan, 10 dan 11 September 2020. Bagaimana hasil verifikasi factual pasca putusan Bawaslu ini kita tunggu saja hasilnya,’’ demikian Syamsul Komar. (rjs)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*