Waka II IKAD Kepahiang bersama Wabup menerima dan membantu anak penderita thalasemia, Jum'at, 26 Juni 2020. (foto. humas dprd)

IKAD Kepahiang Santuni Anak Thalasemia

KEPAHIANG – Ikatan Keluarga Anggota Dewan (IKAD), istri anggota DPRD Kepahiang menyantuni  anak-anak penderita Thalasemia atau kelainan darah bawaan. Penderita thalassemia mengalami anemia atau kurang darah. Selama ini bantuan yang diberikan adalah membantu mengkoordinir dan mencarikan relawan pendonor darah.

‘’Hari ini kita sengaja mengumpulkan anak yang menderita thalasemia beserta orang tuanya untuk diberikan bantuan dan sharing informasi agar semangat anak anak dan orang tuanya kembali dalam melawan thalassemia,’’ kata Wakil Ketua IKAD Kepahiang Astria Andrian, SH, Jum’at, (26/6)

Dikatakan, tujuan diadakannya sharing agar ke depan  anak-anak penderita thalasemia mendapatkan perhatian lebih. Serta bersemangat menghadapi thalasemia.

IKAD dan Wabup foto bersama anak-anak penderita thalasemia bersama orang tuanya. (foto. humas dprd)

“Selama ini setiap bulan anak-anak thalasemia diharuskan melakukan transfusi darah. Jadi sudah menjadi kewajiban kita membantu dan mencari pendonor darah. Hari ini sengaja kita kumpulkan mereka untuk sedikit memberikan bantuan dan semangat lagi baik bagi anak dan orang tua dari penderita thalasemia,kita juga menghadirkan Ketua Yayasan Thalasemia Bengkulu Ibu Ainul Mardiati,S.Psi,MH untuk memberikan motivasi bagi anak anak kita,” ujar Astria.

Disampaikan Ibu Ainul Mardiati, ucapan terima kasih kepada IKAD atas kegiatan yang diselenggarakan.

Anak penderita thalasemia dan orang tuanya. (foto. humas dprd)

“Belum ada kegiatan sharing seperti ini dikabupaten lain, memberikan dukungan terhadap penderita thalasemia dengan mencarikan pendonor tetap bagi penderita thalasemia ini, mari kita ekplore bersama tingkatkan sinergitas seperti ini,jangan sampai ada lagi anak-anak kita thalasemia meninggal dunia karena terlambat atau tidak transfusi darah,sampai Ainul.

Sedangkan Wakil Bupati Kepahiang, Neti Herawati,S.Sos, mengucapkan terima kasih kepada IKAD.

“Terima kasih kepada ibu ibu IKAD yang selama ini membantu anak thalasemia,kita harus bekerja sama untuk kebutuhan darah setiap bulannya bagi anak thalasemia, teruslah bergerak, jalin terus kerjasama dan sinergitas terhadap pemenuhan kebutuhan darah ini, saat ini dikabupaten terdata sudah 13 anak yang menderita thalasemia, apalagi saat ini kabupaten kepahiang adalah Kota Layak Anak,mohon maaf atas perhatian, pemenuhan akan kebutuhan darah dan obat obatan yang belum maksimal, kita berupaya kedepan ini menjadi perhatian pemerintah,’’ jelas Neti Herawati.

Kegiatan dihadiri Wakil ketua IKAD Kepahiang Astria Andrian,SH beserta anggota IKAD, Wakil Bupati Kepahiang, Neti Herawati,S.Sos, Kepala UPTD Perempuan dan Anak yang juga Ketua Yayasan Thalasemia Bengkulu Ainul Mardiati,S.Psi, MH. Serta anak anak penderita thalasemia dan orang tuanya.(rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*