Faisal menjawab pertanyaan warga Trans 50, Pal VII, Bermani Uu Raya, Jum'at, (26/6). (foto, rahman jasin)

Petani Jeruk Trans 50 Siap Menangkan Faisal – Fatrol

REJANG LEBONG – Petani jeruk gerga Dusun III Trans Tapak 50 Desa Pal VII, Bermani Ulu Raya, Rejang Lebong sepakat mendukung dan memenangkan Balonbup-Wabup, M. Faisal Manaf – Fatrolazi dalam Pemilu Kada, 9 Desember 2020 mendatang.

‘’Kami siap memenangkan Pak Faisal – Fatrol,’’ ungkap Kadus III Trans Tapak 50 Desa Pal VII, Hadi Suyitno, saat berdialog dengan Faisal – Fatrol, pukul 14.00 WIB, Jum’at, (26/6).

Tapi, lanjut Hadi Suyitno, jika Faisal – Fatrol terpilih menjadi Bupati-Wabup Rejang Lebong dalam Pemilu Kada, 9 Desember 2020, maka, petani jeruk gerga Trans Tapak 50 berharap Faisal – Fatrol dapat memperhatikan petani jeruk.

Faisal – Fatrol foto bersama usai berdialog dengan masyarakat Trans 50 Desa Pal VII, Bermani Ulu Raya, Jum’at, 26 Juni 2020. (foto. rahman jasin)

‘’Tolong jalan menuju desa kami dibangun pak,’’ tutur Hadi Suyitno.

Selain itu, para petani juga menceritakan kesulitan menjual hasil panen jeruk gerga.

Sedangkan Ujang, salah satu petani, mengeluhkan serangan hama lalat buah. ‘’Lalat buah ini sangat mengganggu panen kami. 1/3 buah yang diserangnya akan busuk. Kami kesulitan mengatasinya. Buah yang dimakan lalat buah tidak bisa dijual. Sementara jumlah buah yang rusak cukup banyak,’’ kata Ujang.

Ny Faisal, Ny Fatrol dan Ny Monte Carlo ikut mendampingi Faisal Fatrol yang berkunjung ke Trans Tapak 50. (Foto. rahman jasin)

Menanggapi keluh kesah petani jeruk itu, Faisal langsung berjanji akan membantu mencarikan solusi untuk mengatasi kesulitan petani.

‘’Jika saya terpilih menjadi Bupati, maka, saya akan berusaha membantu menggalang pasar jeruk. Karena buah jeruk gerga ini sangat segar rasanya. Jika dikemas dengan baik, maka, jeruk ini bisa dipasarkan ke Jakarta dan kota-kota lainnya. Untuk menampung hasil panen jeruk ini tentunya dibutuhkan tempak yang luas lengkap dengan pendingin. Sehingga kesegaran jeruk tetap terjaga. Di Jakarta, harga 1 jeruk bisa mencapai Rp 50.000 – Rp.100.000 per buah. Kenapa mahal. Karena jeruk itu dijual di Toko All Fresh dan pembelinya adalah masyarakat Jakarta yang ekonominya tinggi. Sehingga, jeruk petani bisa dibeli pemerintah dengan harga Rp 15.000 per buah. Disinilah peran pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani,’’ papar Faisal.

Warga Trans 50, Pal VII, Bermani Ulu Raya, saat berdialog dengan Faisal – Fatrol. (foto, rahman jasin)

Disamping berusaha membantu menggalang pasar produksi jeruk petani, Faisal juga berjanji akan menggandeng investor untuk mengolah buah jeruk petani menjadi minuman segar dalam kemasan.

‘’Buah yang segar bisa kita kemas dengan baik dan dijual dengan harga tinggi. Serta kita juga berusaha mencari investor yang dapat mendirikan pabrik pengolahan buah  jeruk menjadi minuman kemasan segar,’’ terang Faisal.

Sedangkan masalah jalan yang dikeluhkan petani, Fatrol mengatakan siap membangun jalan lingkar yang dapat menghubungkan Trans Tapak 50 dengan beberapa desa sekitar. Sehingga, hasil panen jeruk petani dapat diangkut dengan lancar.

‘’Kalau kita terpilih nanti, kita akan merencanakan pembangunan jalan lingkar Trans 50 – pekan Jum’at Pal VII. Dan wilayah Bermani Ulu Raya ini akan kita jadikan sentra jeruk. Karena hamparan bisa ditanami jeruk mulai dari Desa Babakan Baru – Dataran Tapus ada sekitar 5000-an hektare,’’ jelas Fatrol. (rjs)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*