Komisi II DPRD Mukomuko kunjungi DPRD Rejang Lebong, Rabu, 24 Juni 2020. (foto. rahman jasin)

Dari Kunker DPRD Mukomuko
”Kok Bisa Dana Refocusing untuk Fisik?”

REJANG LEBONG – Tim Komisi II DPRD Mukomuko mengunjungi DPRD Rejang Lebong untuk belajar pola pengawasan pengelolaan dana refocusing Covid-19. Rombongan wakil rakyat Mukomuko itu disambut Ketua DPRD Rejang Lebong, Mahdi Husein dan Waka II, Edy Irawan HR, Rabu, (24/6).

‘’Komisi II sengaja mengunjungi DPRD Rejang Lebong untuk mendapatkan informasi terkait pengawasan dana refocusing Covid-19. Dana refocusing di Mukomuko hanya Rp 38 miliar dari total dana APBD 2020 Rp 1,1 triliun. Dana refocusing itu tidak ada untuk kegiatan fisik. Dana itu baru terpakai sekitar 30 persen.  Kok bisa  dana refocusing di Rejang Lebong digunakan untuk kegiatan fisik dan nilai dana refocusing  Rejang Lebong sangat besar mencapai Rp 100 miliar lebih,’’ ungkap Ketua Komisi II DPRD Mukomuko Antonius Dalle, SIP kepada para jurnalis.

Diakui Antonius, dalam penyusuan dana refocusing, DPRD Mukomuko tidak dilibatkan secara langsung. Namun, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Mukomuko tetap melakukan koordinasi dengan DPRD.

”Kendati begitu, DPRD tetap membentuk Pansus Covid untuk melakukan pengawasan pengelolaan dana Covid. Karena DPRD Rejang Lebong lebih dulu membentuk Pansus, maka, kita berusaha berkunjung untuk mengetahui bagaimana tim Pansus bekerja,” tutur Antonius.

Sementara Ketua DPRD Rejang Lebong, Mahdi Husein, menjelaskan, kunjungan wakil rakyat dari DPRD Mukomuko ini merupakan kunjungan ke-7. Sebab, sebelumnya ada 6  wakil rakyat dari DPRD tetangga yang juga melakukan kunjungan serupa.

‘’Sejak Pansus kita berjalan, kita kebanjiran tamu dari luar daerah. Sampai hari ini Rabu, (24/6) sudah 7 DPRD yang berkunjung. Besok ada lagi DPRD dari wilayah Sumbar yang akan berkunjung juga ingin mendapatkan informasi terkait langkah Pansus dalam melakukan pengawasan pengelolaan dana Covid-19,’’ Terang Mahdi Husein. (rjs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*