Mahdi Husein. (foto. rahman jasin)

Pansus Covid Terima Kunjungan DPRD Lahat

REJANG LEBONG– Pansus Covid DPRD Rejang Lebong menerima kunjungan DPRD Lahat, Sumsel, Senin, (15/6).

Rombongan 11 anggota DPRD Lahat yang dipimpin Ketua DPRD Lahat, Fitrizal itu diterima Pansus Covid DPRD Rejang Lebong dan Wakil Ketua II, Edy Irawan HR, SP,  pukul 10.30 WIB – 12.00 WIB.

‘’Rombongan DPRD Lahat itu sengaja mengunjungi Rejang Lebong untuk mendapatkan refrensi tentang pengawasan pengelolaan dana refocusing Covid-19,’’ jelas Mahdi Husein didampingi Waka II, Edy Irawan HR kepada potretbengkulu.com, usai pertemuan dengan wakil rakyat DPRD Lahat.

Edy Irawan HR, SP. (foto. rahman jasin)Dikatakan, para wakil rakyat DPRD Lahat itu menyampaikan bahwa total dana APBD Lahat 2020 mencapai Rp 1,9 triliun. ‘’Walaupun dana APBD lahat mencapai Rp 1,9 triliun dan wilayahnya masuk zona merah pertama, namun, mereka hanya menyiapkan dana refocusing Covid senilai Rp 23 miliar. Hingga kini baru terpakai 40 persen,’’ jelas Mahdi Husein.

Hal senada disampaikan Edy Irawan. Menurut Edy, dalam pertemuan dengan wakil rakyat DPRD Lahat itu, Fitrizal menyampaikan bahwa DPRD tidak membentuk Pansus pengawasan dana refocusing. Soalnya, dana refocusing yang dialokasikan relatif kecil. Serta penyusunan alokasi  dana refocusing dilakukan eksektif dan legislatif.

Dikatakan, dalam pertemuan dengan wakil rakyat Lahat itu terungkap bahwa  Rp 23 miliar itu tidak digunakan untuk kegiatan fisik. Tapi digunakan untuk kepentingan terdampak Covid-19.

”Berbeda dengan Rejang Lebong, penyusunan dana refocusing senilai Rp 111 miliar dilakukan secara sepihak oleh eksektif.  Serta Rp 69 miliar digunakan untuk kegiatan fisik. Untuk mengetahui pengelolaan dana refocusing itulah, DPRD membentuk Pansus. Sehingga, kita bisa mengetahui rincian pengelolaan dana refocusing itu. Termasuk melakukan pengawasan pengelolaannya,” kata Edy Irawan.

Sebelumnya, tim DPRD Merangin, Jambi, DPRD Batanghari, Jambi, DPRD Pali, Sumsel, dan DPRD Sarolangun, Jambi juga melakukan kunjungan kerja untuk mendapatkan refrensi terkait pengawasan pengelolaan dana Covid-19.

‘’Dari kelima daerah yang melakukan kunker ke Rejang Lebong untuk mendapatkan refrensi pengawasan pengelolaan dana refocusing di Pansus DPRD Rejang Lebong, tidak ada 1 daerahkan yang menggunakan dana refocusing untuk kegiatan fisik,’’ ujarnya.

Kedepan  tutur Mahdi Husein, ada beberapap daerah lain yang akan melakukan kunjungan ke DPRD Rejang Lebong. Diantaranya, DPRD Muba, Sumsel, DPRD Solok, Sumbar dan DPRD Agam, Sumbar.

‘’Sejak kita membentuk Pansus pengawasan pengelolaan dana refocusing ini kita kebanjingan tamu,’’ demikian Mahdi Husein. (rjs)

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*