Perangkat 3 desa yang didipecat serentak gagal melakukan hearing dengan Komisi I DPRD Rejang Lebong, Senin, 8 Juni 2020. (foto.rahman jasin)

Gagal Sampaikan Aspirasi ke Dewan Perangkat 3 Desa Kecewa

REJANG LEBONG– Rombongan perangkat 3 desa yang dicopot serentak gagal menyampaikan aspirasi ke Komisi I DPRD Rejang Lebong, Senin, (8/6).

Pasalnya, hearing dengan Komisi I itu belum dijadwalkan dewan. ‘’Tanggal 2 Juni 2020, kita sudah menyampaikan surat permohonan hearing ke dewan. Dalam surat itu kita memohon agar para perangkat 3 desa yang dicopot serentak ini dapat menyampaikan aspirasi, pukul 10.00 WIB, Senin, (8/6). Ternyata, ketika para perangkat 3 desa ini sampai di dewan, hearing belum dijadwalkan. Ini yang membuat kita kecewa. Seharusnya, pihak dewan dapat menyampaikan jadwal  hearing secara tertulis. Karena kita tidak menerima balasan dewan kita menganggap, hearing dapat dilaksanakan sesuai permohonan kita. Terakhir kita mendapat penjelasan bahwa hearing baru akan dijadwalkan. Tapi belum diketahui kapan waktunya. Sebab, dewan baru akan menjadwalkannya,’’ ungkap Indra Syafri, SH dan Hardianto, SH dari Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Rejang Lebong selaku pengacara para perangkat 3 desa itu kepada potretbengkulu.com.

Para perangkat 3 desa yang dicopot serentak pasca pelantikan kades terpilih itu terdiri dari, perangkat atau ‘’kabinet’’ Desa Pal 100, Bermani Ulu Raya yang dicopot Ahmad Zakariadi selaku Kades secara serentak, 23 April 2020. Mereka adalah,  Aliusri (Sekdes), Herwan Effendi (Kaur Keuangan), Roby Fahlevi (Kaur Perencanaan). Cahaya Warna SP, (Kaur Tata Usaha), Ade Harianto (Kasi Pemerintahan), Alwi (Kasi Kejahteraan). Serta Arianto (Kasi Pelayanan), Dedi (Kadus I), Lodi Saputra (Kadus II) dan Reki Irawan selaku Kadus III.

Sedangkan 8 perangkat Desa Sukarami, Bermani Ulu terdiri dari, Jumhari Yanto (Sekdes), Yoeda Muslihansah (Kaur Keuangan), Ade Mirantika (Kaur Tata Usaha dan Umum),  Muhammad Gustian Tara (Kasi Kesra), Amrul Buhari (Kasi Pelayanan), Sora Bonitaliya (Kasi Pemerintahan), Ali Imran (Kadus III), Musta’I (Kadus I).

Ditambah, 5 perangkat Desa Tanjung Agung, Sindang Beliti Ulu. Mereka adalah, Robin Sudarmansyah, Sabiransyah, Rindang Abadi. Ditambah Amunseri, dan Joni Ahmad Yovi.

Indra Syafri, SH dan Hardianto, SH dari LBH Rejang Lebong saat memberikan keterangan pers soal penundaan hearing dengan Komisi I DPRD Rejang Lebong, Senin, 8 Juni 2020. (foto. rahman jasin)

‘’Kita tetap berharap dewan dapat segera menjadwalkan hearing dengan kita. Kalau tidak, kita akan menyampaikan aspirasi terbuka secara damai. Tapi, kita tetap yakin, para wakil rakyat akan tetap bersedia menerima aspirasi kita. Karena, persoalan keberatan perangkat desa yang dicopot serentak ini bukan persoalan sepele. Tapi, ini merupakan objek sengketa di PTUN. Jika kita tidak menemukan penyelesaian melalui musyawarah, maka, kita terpaksa menempuh penyelesaian melalui PTUN Bengkulu,’’ tutur Hardianto.

Karena tutur Hardianto, pemberhentian para perangkat itu tidak sesuai dengan pasal 53 UU No.6 Tahun 2014 Tentang Desa, pasal 5 Permendagri No 67 Tahun 2017. Serta pasal 22 Perbup Rejang Lebong No.15 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa maka.

‘’Jadi, kita meminta ketiga Kades dapat mengembalikan jabatan para perangkat yang diberhentikannya,’’ demikian Hardianto.

Sementara Jumhari Yanto, Sekdes Sukarami yang dicopot menjelaskan bahwa pencopotan perangka desa secara serentak itu dilakukan Kades tanpa alasan.

‘’Selama ini kami tidak pernah melalaikan tugas. Namun, setelah Kades terpilih dilantik, seluruh perangkat langsung dicopot dan diganti dengan orang lain. Ini yang membuat kami keberatan,’’ tutur Jumhari Yanto.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Rejang Lebong, Hidayatullah, menjelaskan, bahwa Komisi I sudah menerima surat permohonan hearing yang disampaikan LBH Rejang Lebong terkait hearing para perangkat 3 desa yang dicopot. ”Kita segera menyusun jadwal agenda Komisi I. Tapi, kita masih fokus dengan kerja Pansus Covid-19,” jelas Hidayatullah yang akrab disapa Dayek kepada potretbengkulu.com.(rjs)

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*