dr Feby Nursanda

Puskesmas Kelobak Butuh Tambahan APD Covid-19

KEPAHIANG – Puskesmas Kelobak Kepahiang, masih kekurangan alat pelindung diri (APD) Covid-19. ‘’Sampai saat ini kita baru memiliki 26 baju hazmat. 10 baju dari Dinkes Kepahiang, 5 baju bantuan Gerindra, 4 baju dari M Soleh, SE, 5 baju dari Bengkulu Bergerak. Ditambah, 2 baju bantuan alumnus SMAN2. Sementara tim kita yang menangani Covid-19 sebanyak 50 orang,’’ ungkap Kepala Puskesmas Kelobak, dr.Feby Nursanda kepada potretbengkulu.com, Kamis, (28/5).

Dikatakan, baju hazmat itu bukan hanya digunakan untuk petugas yang menangani langsung pasien yang terpapar Covid-19. Namun, petugas yang membantu persalinan atau kelahiran bayi juga dilengkapi baju hazmat.

‘’Hingga saat ini ada 3 pasien Covid-19 di wilayah Puskesmas Kelobak. Yakni, 1 keluarga di Desa Tebat Monok. Kini, kondisi  pasien 01, 02 dan 03 itu sudah membaik. Kemarin dan hari ini sudah dilakukan sweb III dan IV. Jadi kita masih menunggu hasil sweb III dan IV. Kita berharap ketiga pasien itu sembuh total,’’ ujar Feby.

Ketiga pasien Covid-19 itu lanjut Feby terus dipantau tim medis Puskesmas Kelobak. Setiap 5 hari sekali ketiga pasien diberikan obat.

‘’Dan setiap 3 hari sekali, kita juga memantau ketiga pasien melalui video call. Sehingga, kita bisa melihat kondisi ketiganya tanpa harus berdekatan,’’ jelas Feby Nursanda. (rjs)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*