Rampok dan Bunuh IRT Direkonstruksi

KEPAHIANG– Kasus perampokan dan pembunuhan ibu rumah tangga (IRT) di Desa Sosokan Baru, Muara Kemumu, Kepahiang direkonstruksi tim Reskrim Polres Kepahiang, Kamis, (28/5).

Rekonstruksi yang dilaksanakan pukul 10.00 – 11.30 WIB di lingkungan Polres itu menampilkan 8 adegan berisi rangkaian aksi perampokan dan pembunuhan terhadan korban Linda (41) yang dilakukan tersangka Hd (23) di tempat pemandian umum Desa Sosokan Baru, sekitar pukul 06.30 WIB, Rabu, (6/5) lalu.

Dalam rekonstruksi yang dipimpin Kasat Reskrim, AKP. Umar Fatah, SH, MH dan KBO Reskrim, Iptu. Joni Karter itu, korban diperagakan pemeran pengganti, Bripda.Bunga. Serta disaksikan Zainudin, SH selaku penasihat hukum tersangka. Sedangkan tersangka yang mengalami luka di bagian kaki terpaksa memperagakan rangkaian adegan dengan duduk di kursi roda.

‘’8 adegan reka ulang ini diharapkan dapat memperkuat proses pembuktian perkara,’’ jelas Kapolres Kepahiang, AKBP. Suparman, SIK, MAP melalui Kasat Reskrim, AKP. Umar Fatah, SH, MH didampingi KBO Reskrim, Iptu. Joni Karter kepada potretbengkulu.com.

Adegan pertama menggambarkan korban Linda berjalan menuju lokasi pemandian yang berjarak sekitar 50 meter dari rumah korban. Adegan II a,  korban mencuci pakaian dan mandi. Adegan II b, tersangka Hd menuju lokasi pemandian. Karena di lokasi masih ramai maka, tersangka menunggu di bawah batang kopi sekitar 20 meter dari lokasi pemandian. Saat itu, tersangka menunggu sambil mengisap lem aibon. Dilanjutkan dengan adegan II c yang menggambarkan tersangka menghampiri korban. Adegan III, tersangka merangkul korban dari belakang sambil menempelkan pisau di bagian leher korban.

Adegan IV, Saat tersangka menempelkan pisau sambi berkata : ’’serahkan gelang kau..!!’’ korban melawan. Adegan V tersangka menikam perut korban berkali-kali. Adegan VI, tersangka menggorok leher korban hingga korban terjatuh dalam posisi telentang. Kepala masuk ke dalam air dari kaki masih di pinggiran sungai.

Adegan VII, tersangka melucuti 2 gelang dari tangan korban. Lalu berlari meninggalkan korban. Adegan VIII, tersangka membuang pisau dan gelang milik korban. Sebab, tersangka mengetahui bahwa gelang itu bukan emas.

‘’Perbuatan tersangka dijerat pasal 338 dan atau 365 ayat 3 KUHP. Dalam waktu dekat, berkas perkaranya akan kita limpahkan ke kejaksaan,’’ demikian,  Kapolres.

Seperti diketahui, setelah diburu 5 hari 5 malam, Hd (23), tersangka rampok  bunuh ibu rumah tangga (IRT) di Desa Sosokan Baru, Muara Kemumu, Kepahiang berhasil diringkus tim Reskrim Polres Kepahiang, Minggu, (10/5).

‘’Tersangka ditangkap di Stasiun Kereta Api Lubuklinggau, sekitar  pukul 23.00 WIB. Ketika disergap, tersangka sempat melawan dan berusaha merebut senjata anggota. Akibatnya tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan mengarak di kaki kiri dan kanan,’’ jelas Kapolres.

Dikatakan, aksi penangkapan terhadap tersangka perampok dan pembunuh Linda (41) itu, merupakan wujud perjuangan tak kenal lelah Tim Reskrim dalam menyidik kasus pembunuh Linda. (rjs)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*