Kades Tanjung Alam, Ujan Mas, Feri Marzoni. (foto.rahman jasin)

Desa Tanjung Alam Lakukan Pendataan Penerima BLT Desa

KEPAHIANG – Desa Tanjung Alam, Ujan Mas, Kepahiang masih melakukan pendataan calon penerima bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa 2020.

’Untuk membahas calon penerima BLT desa ini kita sudah melakukan 4 rapat desa. Namun, datanya masih belum final. Saat ini kita memiliki 2 versi calon penerima BLT desa,’’ ungkap Kades Tanjung Alam, Ferri Marzoni kepada potretbengkulu.com, Selasa, (12/5)

Versi pertama lanjut Kades, ada 30 calon penerima BLT desa. Terdiri dari warga yang sakit kronis, janda/duda jompo, Lansia dan buruh tani. Serta versi kedua ada 69 orang. Terdiri dari KK yang baru nikah dan masih tinggal di pondok kebun, warga sakit kronis, cacat mental, Lansia, dan kuli.

‘’Warga calon penerima BLT desa itu merupakan warga yang belum pernah menerian bantuan pemerintah. Atau warga yang belum masuk daftar penerima program keluarga harapan (PKH), warga penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Juga belum masuk dalam data terpadu kesejahteraan social (DTKS)’’ ujar Kades.

Namun, lanjut Kades, BLT desa itu belum bisa dicairkan dalam pencairan 40 persen dana DD tahap I. Soalnya, dana DD tahap I telah digunakan untuk membangunan 3 titik jalan rabat beton.

‘’Selain itu, kita juga masih menunggu perubahan Perbub RAPBDes. Yakni, dari Perbup fisik menjadi Perbud BLT. Disamping itu, kita juga masih berusaha meminta data PKH, BPNT dan DTKS dari Dinas Sosial. Sehingga, kita memiliki dasar untuk penyaluran BLT desa ini. Kita tidak ingin penyaluran BLT desa ini bermasalah dikemudian hari,’’ paparnya.

Kades juga mengimbau masyarakat calon penerima BLT desa untuk bersabar. Karena saat ini desa masih berupaya melakukan pendataan calon penerima. Serta menunggu regulasinya. (rjs)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*