Hamparan kebun teh Kabawetan yang asri.

Sambut Gerbang Tol Disparpora Siapkan Program Wisata

KEPAHIANG – Jika gerbang tol Bengkulu – Lubuklinggau, Sumsel di bangun di Kepahiang, maka, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kepahiang berupaya menyiapkan sederet program wisata.

‘’Rencananya, gerbang tol Bengkulu – Lubuklinggau akan dibangun di Kepahiang. Sehingga, Kota Kepahiang akan ramai dikunjungi penggguna tol. Khususnya pengendara dari arah Benteng, Curup, Lebong, dan Empat Lawang Sumsel,’’ ungkap Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kepahiang, Teddy Adeba, ST kepada potretbengkulu.com.

Untuk menghadapi ‘’ledakan’’ pengunjung itu, Teddy mengaku sudah berupaya menyusun beberapa program wisata. Diantaranya, berencana membangun kios pernak pernik cinderamata khas Kepahiang. Mulai dari baju kaos berlogo Kepahiang,serta pernak pernik lain.

‘’Kita berharap, para pengguna jalan tol dapat singgah di Kepahiang untuk menikmati keindahan alam Kepahiang. Karena Kepahiang memiliki 40 destinasi wisata yang sudah kita data. Namun, kawasan kebun teh Kabawetan tetap menjadi objek wisata unggulan. Karena, lokasinya yang cukup mudah dijangkau dan sarana dan prasarana pendukungnyapun sudah disiapkan. Yakni, kawasan mountaint valley di Desa Sidorejo dan beberapa rest area,’’ katanya.

Untuk menampung pengunjung yang bermalam, tutur Teddy, Kepahiang telah memiliki beberapa hotel dan guest house. Kendati begitu Disparpora juga berusaha menggalakan ‘’home stay’’. Yakni, penginapan di rumah-rumah penduduk.

‘’Rencananya, Bulan Juni 2020 ini kita akan mengadakan pelatihan pengelolaan home stay. Sedikitnya, kita akan merekrut 20 rumah warga yang akan dijadikan home stay. Jadi, rumah-rumah warga yang akan dijadikan home stay untuk menampung pengunjung yang bermalam itu tetap memiliki standar pelayanan minimal. Mulai dari sarana dan prasarananya hingga layanan menunya. Sehingga pengunjung dapat menikmati suasana desa karena menginap di rumah-rumah warga. Untuk sementara, kita fokusnya di rumah-rumah warga di seputar kebun teh Kabawetan,’’ paparnya.

Selain menggelar agenda tetap berupa Mountaint Valley Festival yang sudah masuk kalender wisata, Disparpora juga bersiap melaksanakan beberapa agenda wisata. Diantaranya Festival Layang layang dan Lomba Domino.

‘’Festival Layang layang ini akan digelar dimusim kemarau. Sehingga, peserta baik yang berasal dari Kepahiang maupun dari luar daerah dapat menerbangkan layang layang dengan nyaman. Festiva Layang layang dan Lomba Domino ini diselenggarakan Disparpora bersama pihak ketiga selaku pelaksananya,’’ demikian Teddy. (rjs)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*