Edi Sunandar

Edi – Ice Siap Gulirkan Program Strategis Bangun Kepahiang

KEPAHIANG– Pasangan bakal calon bupati (Cabup) dan bakal calon Wabup (Cawabup) Kepahiang, Edi Sunandar – Ice Rakizah atau Edi – Ice, siap menggulirkan sederet program strategis untuk membangun  Kepahiang 5 tahun kedepan jika terpilih menjadi bupati/Wabup Kepahiang.

‘’Untuk mendukung percepatan pembangunan desa dan kelurahan, kita akan menggulirkan dana APBD Rp 1 miliar per desa/kelurahan. Dana diluar dana DD/ADD itu digunakan untuk membangun sarana dan prasarana fisik. Sehingga, pembangunan desa/keluarahan dapat dilaksanakan dengan cepat dan merata,’’ kata Edi Sunandar kepada potretbengkulu.com.

Selain itu, lanjut Edi, pengawasan terhadap pengelolaan dana DD/ADD akan ditingkatkan. Sehingga, penggunaan dana DD/ADD benar-benar tepat sasaran.

‘’Melalui pengawasan dan koordinasi yang baik, maka, tidak akan terjadi tumpang tindih pembangunan sarana dan prasarana desa. Misalnya, pembangunan drainase jalan, pelapis tebing jalan dan irigasi yang menjadi kewenangan negara dan provinsi yang dibangun dengan dana DD/ADD,’’ ujar Edi.

Selain itu, Edi pembinaan usaha BUMDes juga akan dilakukan secara berkesinambungan. Sehingga usaha yang dibangun dan dikembangkan BUMDes benar-benar berjalan.

‘’Usaha yang dibangun BUMDes itu harus benar-benar produktif sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat desa. Serta mampu mendatangkan pendapatan desa. Untuk itu, kita akan mendorong usaha ekonomi produktif yang disesuaikan dengan potensi desa,’’ tuturnya.

Sedangkan program lainnya adalah memakmurkan kegiatan masjid. Salah satunya adalah membebaskan masyarakat dari buta huruf hijahiyah. Program belajar mengaji akan digalakan di seluruh desa dan kelurahan.

‘’Kita juga sudah menyiapkan program pembukaan keterisoliran wilayah dengan membangun jaringan transportasi lintas kabupaten. Misalnya, membuka jalan tembus Cintomandi – Damar Kecana – Empat Lawang. Seberang Musi – Empat Lawang, Sumsel. Tentunya, pembukaan jalan lintas kabupaten ini diusahakan menggunakan dana pusat dan bukan dana APBD. Untuk bisa mewujudkan program strategis itu tentunya diperlukan dukungan SDM ASN yang benar-benar mampu menarik dana APBN ke Kepahiang,’’ lanjut  Edi.

Tak kalah penting tutur Edi, menyiapkan Kepahiang sebagai wilayah pintu tol Bengkulu – Lubuklinggau. Karena, Kota Kepahiang akan ramai dikunjungi pengendaran yang akan menggunakan jalan tol melalui pintu Kepahiang. ”Kalau jalan tol itu selesai dibangun maka, rute Bengkulu – Kepahiang hanya ditempuh dalam tempo 20 – 25 menit. untuk menarik minat warga Kota Bengkulu berlibur ke Kepahiang maka kita akan menyiapkan home stay yang memanfaatkan rumah rumah warga di wilayah destinasi wisata alam. Salah satunya wisata alam Kabawetan. sehingga, penginapan atau home stay itu dapat mendukung pendapatan warga. selain itu kita juga perlu menawa kawasan wisata Kabawetan itu dengan memanfaatkan pihak ketiga. Selain itu, wajah Kota Kepahiang juga akan ditata secara apik. khususnya kawasan pasar. termasuk menata zona bisnis. ini tentunya akan melibatkan masyarakat banyak,” demikian Edi Sunandar. (rjs)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*