Walikota Bengkulu, Helmi Hasan menerima LHP BPK-RI, Selasa, (14/1)

Terima LHP BPK, Helmi Segera Benahi Persoalan Aset Pasar

BENGKULU -Walikota Bengkulu, Helmi Hasan menerima LHP BPK-RI, . LHP diserahkan Kepala Perwakilan BPK-RI Bengkulu, Aryo Seto Bomantari, Selasa, (14/1).

Dalam LHP itu ada beberapa catatan terkait  kinerja efektivitas pemanfaatan aset daerah pada pemerintah Kota Bengkulu tahun 2017 sampai dengan smester I tahun 2019 itu, Aryo mengatakan pihaknya mengidentifikasi bahwa sebenarnya banyak hal-hal yang sudah dilakukan pemkot untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset untuk meningkatkan pendapatan di sektor pasar.

Namun demikian, pihaknya menilai pemkot masih perlu melakukan pembenahan terkait persoalan-persoalan di pasar, terutama pasar Panorama. “BPK semakin banyak melakukan evaluasi kinerja pemerintah. Beberapa hal perlu menjadi perhatian Pemerintah Kota Bengkulu,” ujar Aryo.

Dibeberkannya bahwa pemda belum memiliki perda tentang pengelolaan pasar sebagai regulasi, kelembagaan pengelolaan pasar belum mendukung pemanfaatan aset pasar, OPD UPTD terkait pengelolaan pasar belum memiliki sarana dan prasarana yang lengkap untuk pengelolaan pasar.

Kemudian Disperindag belum mendukung strategi kepala daerah untuk merevitalisasi pasar tradisional ke dalam dokumen perencanaan dan turunannya sampai dengan program dan kegiatan yang memiliki indikator kinerja yang jelas dan terukur.

Selain itu, kegiatan monitoring dan evaluasi serta tidak lanjut belum dilakukan secara memadai dan optimal, peraturan terkait pengelolaan pasar belum lengkap dan diterapkan seluruhnya sehingga dinilai terdapat kehilangan potensi pendapatan sebesar Rp 1,31 miliar.

“Ini kiranya yang perlu menjadi perhatian bagi pemerintah Kota Bengkulu. Kelemahan ini harus diperbaiki. Harus sering melakukan monitoring dan evaluasi bersama DPRD,” kata Aryo.

Walikota Bengkulu Helmi Hasan mengakui bahwa memang saat ini pemkot sedang fokus membenahi masalah pasar. “Persoalan pasar memang fokus pemda dan jadi prioritas juga. Pasar ini akan segera kami benahi lagi. Memang banyak persoalan di pasar. ini membutuhkan komunikasi. Soal potensi PAD, ini sejalan dengan keinginan DPRD bersama pemda untuk mendorog pendapatan kita. Termasuk soal perdanya mudah-mudahan dari DPRD juga fokus sehingga perdanya tahun ini bisa kita rampungkan,” demikian Helmi.(P-08)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*