Walikota gelar Rakor evaluasi dana kelurahan, HD clean, program masjid buka 24 jam dan pengangkatan anak yatim bersama Walikota, Senin (6/1)

Angkat 1.385 Anak Yatim

BENGKULU – Salah satu program Walikota Bengkulu, H.Helmi Hasan, SE yakni pengangkatan anak yatim oleh pejabat/ASN Pemkot sudah terealisasi dengan maksimal. Ini terungkap saat rakor soal evaluasi dana kelurahan, HD clean, program masjid buka 24 jam dan pengangkatan anak yatim bersama Walikota, Senin (6/1)

Kabag Kesra, Fajrul membeberkan hasil validasi bersama camat, ada total 1.409 anak yatim. Dari 1.409 itu, telah disampaikan kepada orangtua asuh 1.385. “Ada 24 lagi anak yang belum dapat orangtua asuh,” ujar Fajrul.

Dalam kesempatan yang sama juga dibahas program HD Clean. HD Clean rencananya hanya untuk masjid-masjid yang buka 24 jam. Sudah ada beberapa masid di lapangan yang buka 24 jam seperti Baitul Rahim dan At-Taqwa. Namun tetap akan dievaluasi lagi.

Dimana total ada 59 masjid. Rinciannya di Kecamatan Ratu Agung 7 masjid, Sungai Serut 2 masjid, Muara Bangkahulu 7 masjid, Singaran Pati 2 masjid, Selebar 6 masjid, Kampung Melayu 5 masjid, Ratu Samban 4 masjid, Teluk Segara 3 masjid, Gading Cempaka 13 masjid.

“HD Clean nanti personelnya 4 orang membersihkan seluruh masjid baik di alam atau di luar. Kami akan membawa vakum cleaner membrrsihkan ambal-ambal. Nanti juga akan melibatkan risma,” kata Fajrul.

Helmi yang memimpin rakor yang pertama membahas soal anak yatim. Dia sendiri saat ini sudah mengangkat 15 anak yatim sebagai anak asuh. “Saya sudah 15. Sekarang sisa 24 lagi. Kalau tidak ada, nanti tambahkan ke saya,” ujar Helmi.

Ia ingin tidak ada satu pun anak yatim yang tidak ada orangtua asuh. “Anak yatim ini bukan sekedar kita kasih uang. Tapi sentuh hatinya. Jadi suasana kehangatan rumah tangga itu perlu dirasakan juga oleh mereka. Kemudian tolong anak-anak yatim ini juga diajar untuk hafal hadits. Kita tanya dia, kita sapa dia, undang ke rumah kita. Tanya kesehatannya. Kalau ada baju-baju yang masih layak, kasihkan. Suatu saat dia jadi pejabat, dia juga akan seperti itu kepada anak yatim. Inilah warisan kita nanti dan tidak ada di Indonesia seperti itu kecuali di Kota Bengkulu,” sampai Helmi.

Untuk sisa 24 anak yatim itu, Helmi beri waktu selama 2 hari kepada Kesra untuk mencarikan orangtua asuhnya. Semuanya harus punya orangtua asuh karena kata Helmi ini merupakan salah satu visi menghadirkan kebahagiaan. Sebab berhasil itu kalau masyarakatnya bahagia.

Pihak perwakilan dari Baznas yang juga hadir pada rakor itu menyatakan siap untuk membantu membiayai 40 anak yatim. Tidak hanya itu, terkait program HD Clean, Baznas juga akan mengakomodir perpengkapan masjid seperti penyediaan kain putih alas sajadah untuk sujud dan mesin cuci.

“Untuk HD clean, ini program prioritas kita juga. Saya minta kominfo betul-betul dikondisikan. Lurah dan RT dikordinasikan juga. Ketua RT yang tidak bekerjasama  dan tidak mendukung itu tolong dievaluasi,” tegas Helmi.

Hadir pada rakor itu Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, SE, MM dan Sesda Marjon, M.Pd.(P-08)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*