Yoga (25), warga asal Lubuk Linggau Provinsi Sumatera Selatan yang ngontrak di Kelurahan Timur Indah akhirnya Selasa (31/12) resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Tipidter Sat Reskrim Polres Bengkulu. Ia ditetapkan tersangka karena telah menyebarkan informasi palsu kepada masyarakat melalui media.

Penyebar Berita Hoax Jadi Tersangka

BENGKULU – Yoga (25), warga asal Lubuk Linggau Provinsi Sumatera Selatan yang ngontrak di Kelurahan Timur Indah akhirnya Selasa (31/12) resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Tipidter Sat Reskrim Polres Bengkulu. Ia ditetapkan tersangka karena telah menyebarkan informasi palsu kepada masyarakat melalui media.

Dimana ia menceritakan kepada wartawan saat diwawancara bahwa dirinya menjadi korban begal motor di jalan Danau Dendam Tak Sudah pada Jumat lalu. Ia juga merekayasa seolah-olah adiknya bernama Bima sempat dibacok oleh salah satu pelaku yang berjumlah 4 orang saat kejadian dan pelaku berhasil membawa kabur motor Honda Beat warna hitam.

Setelah ditelusuri bahwa kejadian begal itu tidak bwnar-benar ada alias hanya karangan cerita tersangka. Ini sampaikan langsung oleh Kapolres Bengkulu AKBP. Pahala Simanjuntak, S.IK saat menggelar Press Release akhir tahun 2019.

“Tanggal 27 lalu ada beredar di medsos terkait dengan adanya kejadian di danau dendam tak sudah. Ceritanya terjadi begal. Namun setelah ditelusuri itu adalah berita hoax dan bohong. Sekarang sudah kita tangani dan pelakunya sudah kita amankan,” ujar Pahala.

Dikatakan Pahala, pihaknya akan lakukan proses hukum karena bagaimana pun kasus ini sangat meresahkan. “Ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar melaporkan kejadian berdasarkan fakta-fakta. Jangan membuat skenario yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain,” kata Pahala.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka sendiri, lanjut Pahala diketahui bahwa alasan tersangka berbohong dengan mengarang cerita soal begal motor itu untuk mengambil simpati dari orang-orang karena tersangka punya banyak hutang.

“Jadi dia (tersangka) ini ada hutang. Dia belum bisa bayar, jadi dia karang cerita seolah-olah dia baru saja dibegal dan motornya dibawa kabur agar orang yang menagih hutang jadi simpati atau kasihan. Makanya dia meminta wartawan untuk memberitakan kasus begal itu padahal dia berbohong,” demikian Pahala.(P-08)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*