Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) tipe Madya Pabean C Bengkulu Kamis (12/12) melakukan pemusnahan barang-barang ilegal yang sebelumnya telah dilakukan pengamanan, penyitaan dan penetapan sebagai barang milik daerah.

Bea Cukai Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp 697 Juta

BENGKULU – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) tipe Madya Pabean C Bengkulu Kamis (12/12) melakukan pemusnahan barang-barang ilegal yang sebelumnya telah dilakukan pengamanan, penyitaan dan penetapan sebagai barang milik daerah.

Barang-barang sitaan ilegal tersebut didominasi oleh rokok atau tembakau dengan rincian 916.100 batang rokok, 98 botol HPTL, 114 botol minuman mengandung Etil Alkohol (MMEA) ilegal.

Sebenarnya selain itu KPPBC juga telah melakukan penegahan terhadap barang kiriman pos sebanyak 68 packaging dengan rincian 8 paket alat kesehatan, 6 paket bibit dan benih tanaman, 33 paket barang pornografi, 1 paket produk kehutanan, 5 paket makanan dan minuman dan 1 paket injector dengan nilai barang keseluruhan Rp 697 juta.

Barang ilegal yang akan dimusnahkan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) tipe Madya Pabean C Bengkulu Kamis, (12/12)

“Barang-barang itu telah ditindaklanjuti dengan penetapan sebagai barang milik negara yang selanjutnya hari ini dimusnahkan setelah mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan c.q Direktorat Jenderal Kekayaan Negara,” jelas Kepala KPPBC tipe Madya Pabean C Bengkulu Indriya.

Dari barang ilegal senilai 697 juta itu, ditafsir menimbulkan kerugian negara senilai Rp 400 jutaan. “Ribuan bungkus rokok ini didapat dari sejumlah daerah operasi di Provinsi Bengkulu. Barang-barang lainnya yang kita sita ini masuk melalui jalur darat,” kata Indriya.

Pada pemusnahan tahun ini, Bea Cukai Bengkulu juga menyita cairan rokok elektrik yang memang sudah diterbitkan peraturannya. Selain melakukan penyitaan, pihak Bea Cukai juga sudah melakukan 2 kali penyidikan dan berkas sudah dinyatakan sudah P21 dan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi Provinsi Bengkulu.(P-08)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*