Mayat Wina saat dievakuasi ke RS Bhayangkara Bengkulu

Polres Periksa 18 Saksi Kasus Pembunuhan Wina

BENGKULU – Upaya pengungkapan kasus pembunuhan terhadap mahasiswi Unib fakultas Ekonomi, Wina Mardiani (20) yang jasatnya ditemukan terkubur dalam lumpur di belakang kosnya di RT 01 RW 01 Kelurahan Beringin Raya mulai menemukan titik terang, Senin, (9/12).

Soalnya, tim Reskrim Polres Bengkulu telah ”mengantongi” identitas tersangka pelaku. hal ini terungkap dari upaya penyidikan marathon yang dilakukan Polres. Kini, tim Reskrim Polres Bengkulu  memeriksa 18 saksi. Dianataranya adalah istri penjaga rumas kos korban. Meski pelaku belum tertangkap, setidaknya saat ini polisi sudah mengantongi identitasnya yang tidak lain adalah salah seorang penjaga kos yang identitasnya belum dipublis untuk kepentingan penyidikan.

Informasi yang diperoleh, istri pelaku sudah diamankan dan dimintai keterangan di Polres Bengkulu. Sedangkan disaat bersamaan, ada 8 orang saksi yang juga sedang diperiksa  anggota Reskrim Polres Bengkulu.

Untuk otopsi jasat korban saat ini masih berada di RS Bhayangkara Polda Bengkulu,  sembari menunggu kedatangan Dokter dari Jakarta yang akan melakukan otopsi. Kapolres Bengkulu, AKBP. Prianggodo Heru Kunprasetyo, S.IK melalui Kasat Reskrim, AKP. Indramawan saat dikonfirmasi awak media membenarkan sudah memeriksa saksi-saksi diantaranya tetangga kosan Wina, pemilik kosan yang ditempati Wina dan keluarga Wina.

“Selain memeriksa saksi, penyidik juga menyita sejumlah alat bukti dari sekitar lokasi penemuan mayat. Ada cangkul dan beberapa barang bukti lainnya. Hari ini (Senin) kita datangkan dokter dari Jakarta, mudah-mudahan dapat segera terungkap untuk bukti signifikan penyebab kematian Wina,” ungkap Indramawan.

Rohidin saat menemui penyidik terkait pembunuhan Wina

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Dr. Rohidin Mersyah, M.MA minta aparat penegak hukum segera usut tuntas kasus pembunuhan terhadap Wina dan meminta pelaku diberi hukuman seberat-beratnya.

“Saya ikut prihatin atas kasus ini. Saya minta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus, mudah-mudahan pelaku segera terungkap,” tutur Rohidin.

Rohidin juga menyempatkan diri melihat langsung jenazah Wina yang bakal dilajukan diotopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu.

Dilansir sebelumnya, Wina hilang sejak Selasa (3/12) malam. Wina pergi keluar dari kosnya di RT 01 RW 01 Kelurahan Beringin Raya Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu, dengan membawa motor Honda Scopy BD 6425 NU.

Sejak malam itu, Wina tidak pernah lagi terdengar kabar. Kemudian pada Minggu (8/12), Wina ditemukan telah tewas dikubur dibelakang kosannya. Kondisi Wina saat ditemukan dalam keadaan tidak berbusana dan kaki terikat.(P-08)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*