Edi Herlianto tengah mengerjakan rumahnya yang mendapat bantuan program bedah rumah. (foto rahman jasin)

43 Rumah Warga Tanjung Alam ‘’Dibedah’’

KEPAHIANG– Sebanyak 43 rumah warag Desa Tanjung Alam, Ujan Mas, Kepahiang dibedah. Kini, ke-43 rumah yang dibedah masih dalam tahap penyelesaian.

‘’Tiap rumah mendapat bantuan material senilai Rp 15 juta. Terdiri dari batu bata, besi  behel, semen, kayu, hingga seng dan pasir. Ditambah dana gotong royong Rp 2,5 juta,’’ jelas Kades Tanjung Alam, Fery Marzoni kepada potretbengkulu.com.

Dikatakan, sebelum dibedah rumah warga yang mendapat bantuan itu kondisinya berupa dinding pelupuh bantu atau papan dan beratap seng yang sudah terkesan tak layak huni.

‘’Dengan bantuan bedah rumah 2019 ini maka, rumah-rumah yang tak layak huni itu langsung dipugar secara total. Rumah baru yang dibangun itu berukuran 6 x 6 meter dengan konstruksi permanen,’’ ujar Fery.

Sedangkan salah seorang warga penerima bantuan bedah rumah, Edi Herlianto mengaku sangat berterimakasih atas bantuan bedah rumah. Sehingga, rumah yang sebelumnya tak layak huni dapat dibangun permanen.

‘’Sebenarnya, rumah yang dibangun dengan bantuan bedah rumah ini akan berupa kotak berukuran 6 X 6 meter. Tapi, saya berinisiatif untuk membuat beberapa ruangan. Misalnya ruang tamu, 2 kamar dan dapur. Walaupun ukurannya kecil tapi cukup bagus,’’ kata Edi.

Untuk mengantisipasi banjir, Edi sengaja meninggikan pondasi badan rumah setinggi 50 CM dari dasar tanah. ‘’Desa kitakan sering banjir. Makanya, kita sengaja membuat tinggi pondasinya. Sehingga badan rumah menjadi lebih tinggi,’’ demikian Edi Herlianto. (rjs)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*