Drs.HM.Thobari Mu'ad, SH

Kata Thobari
‘’Kita Minta PU Usulkan Lanjutan Pembangunan Ring Road’’

KEPAHIANG– Wakil Ketua II DPRD Kepahiang, Drs.HM.Thobari Muad, SH siap mengingatkan Dinas PUPR untuk melanjutkan pembangunan jalan ring road dalam APBD-P 2020 mendatang.

‘’APBD 2020 sudah ketuk palu dan pembangunan jalan ring road tidak dianggarkan. Kita akan meminta Dinas PUPR untuk mengusulkannya dalam APBD-P 2020 mendatang,’’ ungkap Thobari kepada potretbengkulu.com.

Soalnya, peran dan fungsi jalan ring road penghubung Tebat Monok – Kelobak itu cukup strategis. Diantaranya menjadi jalan alternatif sekaligus dapat mengurangi kepadatan arus lalu lintas di dalam Kota Kepahiang.

‘’Kalau jalan ring road sudah selesai dibangun, maka, kendaraan berbadan besar seperti truk, fuso dan tronton serta bus antar kota antar provinsi tidak lagi masuk ke dalam kota. Tapi, dapat langsung dari masuk jalan ring road dari Tebat Monok menuju Kelobak di depan Kantor DPRD. Sehingga, arus lalu lintas dalam kota tidak macet,’’ paparnya.

Selain itu lanjut politisi PKB yang juga mantan Kakandepag Rejang Lebong ini, jalan ring road dan jembatan Musi II sudah banyak menelan dana APBD. Khususnya APBD 2013, 2014 dan 2015 yang totalnya mencapai Rp 60 miliar.

‘’Jika pembangunannya  tidak dilanjutkan maka, dana APBD yang dikucurkan dalam jumlah besar itu akan sia-sia. Inilah pertimbangan kita agar pembangunan jalan ring road itu dapat dilanjutkan secara bertahap,’’ demikian HM Thobari Mu’ad.

Sebelumnya, Plt. Kadis PUPR Kepahiang, Rudi Andi Sihaloho, ST, menyebutkan bahwa penyelesaian pembangunan jalan ring road diperkirakan   menelan dana sekitar Rp 80 miliar lagi. Rp 60 miliar untuk pengaspalan jalan sepanjang 5 KM itu dan pembangunan 1 jembatan Air Ketapang. Ditambah Rp 20 miliar lagi untuk menuntaskan pembangunan jembatan Musi II.

‘’Kita sudah mengusulkan tukar guling jalan ring road dengan jalan negara di ruas Tebat Monok – Kelobak. Namun, pihak kementerian bersedia menerima tukar guling itu jika badan jalan ring road sudah diaspal. Soalnya, pihak kementerian tidak menyiapan anggaran pembangunan jalan baru. Tapi yang ada anggaran rehab dan pemeliharaan jalan yang sudah ada,’’ tutur Rudi.

Diakui Rudi untuk memenuhi syarat yang diajukan Kementerian PU sekaligus menekan anggaran pembangunan jalan ring road, maka, badan jalan ring road yang direncana dengan lebar 16 meter dapat dibangun dengan lebar 3-4 meter. Sehingga dana yang dibutuhkan tidak sebesar perencanaan lebar jalan 16 meter.

‘’Setelah badan jalannya kita aspal dengan lebar 3-4 meter, maka, kita dapat mengusulkan kembali tukar gulingnya. Untuk pelebarannya, Kementerian PU akan mengucurkan dana pelebarannya,’’ tukas Rudi. (rjs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*