Sebanyak 145 nelayan di Kelurahan Pondok Besi Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu mendapatkan bantuan mesin kapal 6,5 PK bertenaga Bahan Bakar Gas (BBG). Bantuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI itu diserahkan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota kepada para nelayan.

145 Nelayan Dapat Bantuan Mesin Kapal BBG

BENGKULU – Sebanyak 145 nelayan di Kelurahan Pondok Besi, Teluk Segara, Kota Bengkulu mendapatkan bantuan mesin kapal 6,5 PK bertenaga bahan bakar gas (BBG). Bantuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI itu  diserahkan  Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota kepada para nelayan.

Kepala DKP Kota Bengkulu, Syafriandi mengatakan, selain menyalurkan bantuan mesin kapal BBG, pemerintah kota juga menyerahkan bantuan tabungan gas ukuran 3 Kg. Sehingga para nelayan bisa langsung memanfaatkan bantuan ini untuk melaut dan menangkap ikan.

“Program ini sangat baik untuk mengurangi pemakaian bahan bakar minyak dan beralih ke gas. Dimana dengan menggunakan gas ini terbilang lebih hemat dari pada minyak,” ujar Syafriandi.

Menurutnya, jika dibandingkan dengan penggunaan BBM berkapasitas 8 liter dengan harga per liter Rp 6 ribu maka dengan gas ini dapat dikatakan lebih hemat. Hanya cukup memakai 1 tabung gas ukuran 3 kg seharga Rp 15.500 nelayan sudah menghemat sebesar Rp 10 ribu dalam seminggu. Sehingga dalam sebulan nelayan bisa hemat Rp 40 ribu.

“Selain itu, jika nelayan kehabisan gas, double tank bbm nya juga masih ada, jika di tengah laut gasnya habis bisa pakai premium sebagai cadangan,” ujarnya.

Terkait ketersediaan tabung gas itu sendiri, dapat dipastikan dari Pertamina bahwa terdapat pangkalan untuk nelayan dapat memperoleh tabung gas. Sehingga ketika nelayan membutuhkan gas dapat membelinya di DKP Kota Bengkulu.

“Jangan sampai rakyat sudah menggunakan itu nyari gas 3 kg susah, tapi Alhamdulillah ini ada pangkalannya enggak bakal kurang dan dijual dengan harga subsidi,” tuturnya.

Ia menjelaskan, terkait jumlah nelayan di Bengkulu yang mendapatkan bantuan mesin BBG pada tahap awal ini sebanyak 145 nelayan. Akan tetapi pada awal 2020 mendatang penerima bantuan akan meningkat menjadi 500 orang. Serta diharapkan pada 2021 seluruh nelayan di Bengkulu bisa mengkonversikan mesin kapal menggunakan BBM menjadi BBG.

“Total nelayan di Kota Bengkulu itu ada 3 ribu, kita harapkan semuanya nanti akan mendapatkan mesin ini secepatnya,” tutupnya.(P-08)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*