Gub hadiri HUT RS Rafflesia Bengkulu ke-40, Sabtu, (23/11)

Kata Gubernur
‘’Pengembangan Kelembagaan Layanan Kesehatan Sangat Dibutuhkan’’

BENGKULU – Gubernur Bengkulu, Dr. Rohidin Mersyah mengatakan, pengembangan kelembagaan layanan kesehatan di Bengkulu menjadi sangat dibutuhkan masyarakat sejalan dengan kemajuan zaman. Oleh karena itu, pengembangan kelembagaan dibutuhkan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, termasuk pengembangan kelembagaan perguruan tinggi dan lembaga penegakan hukum.

“Kalau sarana prasarana rumah sakit berkembang seperti ini, maka layanan ke masyarakat akan semakin bagus. Mereka tidak akan pernah mengeluh lagi, tidak mendapatkan kamar dan keluhan akan pelayanan yang buruk,” jelas Rohidin usai hadir pada Peringatan HUT RS Rafflesia Bengkulu Ke-40 sekaligus Penandatanganan Prasasti dan Peresmian Gedung Baru RS Rafflesia Bengkulu, di RS Rafflesia Bengkulu, Sabtu (23/11).

Lanjut Rohidin, saat ini Pemprov terus kembangkan RS M Yunus, RS di bawah Yayasan Pemprov support anggaran, RS swasta juga mereka kelola dengan professional, dan Pemda Kota juga mendirikan RS sendiri atas nama Kota.

“Saya kira ini berkolaborasi saja semuanya dan tidak ada persaingan disini. Yang ada kita sinergi, kolaborasi sehingga akan terasa oleh masyarakat, ketika sakit pasti akan mendapatkan pelayanan yang bagus,” pungkas Gubernur Rohidin.

Khusus untuk RS Rafflesia Bengkulu, Gubernur Rohidin meminta manajemen, para dokter, perawat serta seluruh pegawai untuk terus meningkatkan prilaku melayani, cepat dan tanggap terhadap kebutuhan pasien.

Ketua Pengurus Yayasan Rafflesia Sudirman Ail menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemprov Bengkulu dibawah kepemimpinan Gubernur Rohidin atas bantuan pembangunan gedung baru RS Rafflesia.

“Karena RS Rafflesia ini betul-betul milik rakyat. Jadi apapun yang diberikan oleh pemerintah daerah, itu kembali kepada rakyat,” kata Sudirman Ail.

Ungkapan Syukur dan ucapan terima kasih juga disampaikan Ketua Badan Pembina Yayasan Rafflesia Hj. Nurul Aini S Gatam. Menurutnya selama 40 tahun RS Rafflesia berdiri, baru dimasa Gubernur Rohidin dukungan Pemprov Bengkulu terkait pengembangan fasilitas dan sarana Rumah Sakit di Bengkulu begitu besar, termasuk kepada RS Rafflesia.

“Terhadap kondisi dan suasana RS Rafflesia saat ini atas bantuan Pemprov Bengkulu saya sangat speechless, tidak tahu apa yang harus diucapkan kecuali syukur Alhamdulillah,” ungkapnya.

Sementara itu, sebagai bentuk komitmen mendukung pengembangan dan peningkatan layanan kesehatan di RS Rafflesia Bengkulu, diketahui di tahun 2020 Pemprov Bengkulu telah menyiapkan dana hibah sebesar 6,5 milyar rupiah, sebagai anggaran untuk optimalisasi fasilitas layanan dan alat kesehatan.(P-08)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*