Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-8, Jum’at, (22/11).

8 Tahun Kinerja OJK Kian Baik

BENGKULU – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-8, Jum’at, (22/11). Berbagai capaian telah diraih lembaga independen pengawas industri jasa keuangan dalam usia sewindu.

Kepala OJK Provinsi Bengkulu, Yusri mengaku, sangat bangga karena pihaknya telah sukses meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Bengkulu. Hal ini terbukti dari hasil survey nasional literasi dan inklusi keuangan (SNLIK) yang baru-baru ini dilakukan.

Tercatat di 2019, tingkat literasi keuangan telah mencapai 38 persen. Meningkat dibandingkan 2013 dan 2016 yang tercatat masing-masing sebesar 21,8 persen dan 29,7 persen.

“Tingkat literasi kita pada 2019 ini meningkat cukup baik, bahkan melampaui target nasional sebesar 35 persen,” kata Yusri.

Selain tingkat literasi yang mengalami peningkatan melampaui target nasional, tingkat inklusi keuangan juga mengalami peningkatan. Dimana pada 2013 hanya mencapai 59,7 persen, lalu meningkat menjadi 67,8 persen pada tahun 2016, dan pada tahun 2019 ini kembali menunjukkan peningkatan positif yakni mencapai 76 persen. Angka tersebut melampaui target nasional sebesar 75 persen.

“Alhamdulillah kita bersyukur karena telah melampaui target nasional, ini semua berkat kerja keras dan sinergi dari berbagai pihak khususnya dukungan dari Gubernur Bengkulu,” ujar Yusri.

Ia mengaku, tanpa dukungan dari Gubernur Bengkulu maka akan sangat sulit mencapai target yang ditetapkan. Berkat adanya dukungan dari Pemerintah maka beberapa program OJK di daerah dapat berjalan dengan baik. Terbukti dari suksesnya launching program 10.000 polis asuransi pelajar di Bengkulu pada 30 September 2019 lalu.

“Sebelum ada program 10 ribu polis asuransi pelajar, tingkat inklusi kita masih 67 persen, setelah ada program ini tingkat inklusi keuangan meningkat hingga 76 persen,” tutup Yusri.

Meskipun telah menunjukkan kinerja yang cukup cermelang, pada 2019 ini, OJK Bengkulu masih memiliki pekerjaan yang masih belum terealisasi diantaranya sinergi dengan Pemerintah Daerah dan Instansi Vertikal. Dengan adanya sinergi diharapkan seluruh pihak bisa memberikan kontribusinya untuk kemajuan Provinsi Bengkulu.

“Kita masih ada PR yang belum dilakukan, pertama mewakili FKIJK Bengkulu, saya mau buat ngopi bareng, saya mau mensinergikan, kami punya data keuangan, BI punya data makro ekonomi, BPs punya data statistik, dan BPK punya tata kelola keuangan, kita ingin diskusi santai nanti solusi itu bisa dilakukan,” tutupnya.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah MMA mengatakan, OJK memiliki kontribusi yang baik bagi perekonomian nasional, daerah, dan kesejahteraan masyarakat. Satu di antaranya, OJK terlibat aktif membantu pemerintah dalam menyikapi dampak negatif pelemahan ekonomi global.

“OJK terus berkontribusi lebih untuk merespons cita-cita dan upaya besar pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” kata Rohidin.

Ia mengatakan, OJK mampu memfasilitasi penyediaan alternatif sumber pembiayaan yang dibutuhkan untuk proyek-proyek infrastruktur. Selain itu, bagi sektor-sektor prioritas pemerintah serta membuka akses keuangan bagi pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain itu, OJK juga aktif membantu pemerintah untuk mendorong pengembangan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru serta mengembangkan pariwisata hingga mendorong berkembangnya industri kreatif dan industri di bidang teknologi.

“Pemerintah telah mencanangkan untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju di tahun 2045. Peranan OJK menjadi solusi dalam upaya besar negeri ini,” tuturnya.

Salah satu langkah yang dilakukan OJK, yaitu menciptakan industri keuangan yang berdaya saing dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat dengan mengadopsi teknologi yang tepat guna. Upaya itu agar bisa mendorong transformasi inovasi keuangan digital di sektor keuangan, termasuk mendorong industri 4.0.

“Tidak hanya itu, OJK juga berperan lebih aktif dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan serta memastikan terjaganya perlindungan konsumen dan masyarakat yang akan membuka lebar kesempatan masyarakat meningkatkan kesejahteraannya,” tutupnya.(P-08)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*