Ardinan Pribadi, SSt Pi

Ikan Bengkulu  Banyak ‘’Mendarat’’ di Luar  Daerah

BENGKULU – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) Provinsi Bengkulu,  Ardinan Pribadi SSt Pi menilai, keterbatasan pelabuhan Bengkulu menyebabkan banyaknya hasil perikanan tidak dieskpor langsung .

Sehingga,  banyak pengusaha perikanan tangkap mendaratkan ikan di pelabuhan daerah lain. Padahal ikan-ikan tersebut ditangkap di perairan Bengkulu.

‘’Potensi perikanan Bengkulu untuk komoditas ekspor maupun domestik cukup besar. Akan tetapi terbatasnya sarana dan prasarana membuat kegiatan ekspor dan domestik tidak dilakukan langsung dari daerah ini,’’ kata Ardinan Pribadi

“Permasalahan utama karena pelabuhan terbatas, karena tidak ada container yang bisa menyimpan ikan beku di Bengkulu,” kata Ardinan, kemarin (20/11).

Lebih lanjut, ia menyampaikan beberapa Unit Pengolahan Ikan (UPI) memilih mengekspor ikan melalui Provinsi lain. Sementara untuk lalu lintas domestik tujuan ikan Bengkulu masih didominasi ke Jakarta, Sibolga Sumatera Utara, dan Dumai Riau.

“Komoditinya sama dengan ekspor untuk lalu lintas domestik, tapi mereka dikirim dulu dari Bengkulu ke Provinsi lain baru diekspor,” ujarnya.

Ia menyebutkan ada dua alasan kenapa UPI tidak mengekspor ikan melalui Bengkulu, pertama karena kondisi pelabuhan yang selalu mengalami dangkal. Selain itu, banyak pemasok ikan di beberapa Provinsi mampu membeli ikan dengan harga yang cukup bagus.

“Perlu revitalisasi pelabuhan sehingga kapal besar bisa mendarat ke kita. Selain itu banyak pengusaha lebih baik menjual ikannya melalui pemasok di Provinsi lain karena harga jualnya lebih baik dibandingkan ekspor langsung,” kata.

Ia berharap pemda bisa menyiapkan fasilitas pelabuhan untuk pengiriman ikan. Sehingga UPI di Bengkulu tidak menjual ikannya melalui jalur darat menggunakan angkutan truk berfasilitas Thermoking. “Kalau fasilitas dan sarananya disiapkan maka kemungkinan ekspor bisa dilakukan di Bengkulu,” tutupnya.(P-08)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*