SAMBUTAN : Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan dan Pengkajian Minat Baca Perpusnas RI, Drs. Deni Kurniadi. M.Hum saat memberikan kata sambutan pada acara Sosialisasi Pengembangam Program Revitalisasi Perpustakaan.(foto:eki)

Perpusnas Gelar Sosialisasi Pengembangan Program Revitalisasi Perpustakaan di Daerah

BENGKULU – Perpustakaan punya peran penting dalam membangun budaya membaca. Mengingat peran yang penting itu, Perpustakaan Nasional RI menggelar sosialisasi pengembangan program revitalisasi perpustakaan di daerah-daerah. Rabu (13/11) Perpusnas menggelar sosialisasi di Bengkulu, di Amaris hotel.

Sosialisasi revitalisasi perpustakaan di daerah ini dihadiri oleh Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan dan Pengkajian Minat Baca Perpusnas RI, Drs. Deni Kurniadi. M.Hum mewakili Kepala Perpusnas. Dalam kata sambutannya, Deni menjelaskan bahwa Perpusnas punya misi untuk mendorong perpustakaan menjadi pelopor gerakan literasi yang bermuara pada perbaikan kesejahteraan.

Kemudian misi itu diakomodasi oleh Bappenas dengan meluncurkan kebijakan transformasi pelayanan perpustakaan berbasis inklusi sosial. Bahkan, pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019, literasi untuk kesejahteraan akan mendukung prioritas nasional dalam pembangunan manusia.

“Makna literasi tidak lagi soal mengenal abjad dan angka. Kini, maknanya makin luas bahwa literasi bisa berbentuk cognitive skills. ’Memicu berpikir logis, kritis, analitis, mengembangkan ilmu pengetahuan dan menguasai teknologi, sampai men-transformasi kegiatan ekonomi produktif untuk kesejahteraan,’’ terangnya.

Dalam kesempatan itu, Deni juga membeberkan bahwa saat ini Perpusnas ada program baru yang namanya Pojok Baca Digital (pocadi) untuk masyarakat yang saat ini sudah mulai akrab dengan dunia digital. Ia minta pemerintah di daerah, baik provinsi, kota dan kabupaten membuat usulan dalam bentuk proposal terkait program pocadi itu.

” Silakan Mengusulkan, dengan catatan ada ruangannya, ada tenaganya dan ada akses internetnya. Agar setelah

kita luncurkan program ini bisa langsung dioperasionalkan. Termasuk pengajuan proposal-proposal  untuk mobil perpustakaan keliling, mudah-mudahan Perpusnas dapat kuota yang lebih banyak lagi,” kata Deni.

Hadir dalam sosialisasi ini Kadis Perpustakaan dan Arsip Provinsi Bengkulu Meri Sasdi, M.Pd yang dalam kata sambutannya mengatakan bahwa sosialisasi program revitalisasi perpustakan ini menjadi upaya untuk memperluas program dan mendekatkan akses informasi ke masyarakat.

“Harapannya, perpustakaan bisa memfasilitasi kebutuhan masyarakat dan menjadi pusat untuk berkegiatan. Perpustakaan punya modal kuat yang bisa membuat kegiatan itu terkoneksi satu dengan yang lain. Salah satu tujuan kegiatan ini membangun kesadaran tentang pentingnya pengembangan perpustakaan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Meri.

Dikatakannya, perkembangan perpustakaan di Bengkulu dua tahun terkahir luar biasa dilihat dari beebagai aspek, termasuk dalam sapek kerjasama yang baik. “Pemda Provinsi Bengkulu dengan semangatnya memberikan motivasi dan pelaksanaan pembangunan di berbagai bisang, bukan hanya di bidang infrastruktur termasuk pembangunan di bidang perpustakaan ini. Kita mendukung program revitalisasi perpustakaan. Ini program yang luar biasa.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh 50 perserta dari dinas perpustakaan provinsi dan kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu dan berlangsung hingga tanggal 15 November.(P-08)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*