13 kali jual PSK, mucikari berinisial EC (22) yang ditangkap Polres Bengkulu.

13 Kali ‘’Jual’’ Peramu Nikmat
IRT Mucikari Diringkus Polres

BENGKULU – Ibu rumah tangga (IRT) inisial EC (22), warga Kelurahan Pasar Bengkulu terpaksa merasakan dinginnya lantai ruang tahanan Polres Bengkulu. EC ditangkap anggota Polres Bengkulu terkait kasus perdagangan manusia.

Berdasarkan pengakuannya, sudah 13 kali menjual perempuan penghibur atau PSK atau ‘’peramu nikmat’’ kepada lelaki hidung belang. Rinciannya, perempuan yang pernah dijualnya yakni insial TA (15) sebanyak 4 kali, DV (24) sebanyak 3 kali, VR (20) sebanyak 3 kali, MY (20) 1 kali dan AS (16), sebanyak 2 kali.

Germo ini menjalankan “bisnis lendir” via online sudah sejak lama dan setiap kali ada si hidung belang yang memesan layanan pramu nikmat,  EC  mendapat keuntungan Rp 100 ribu. Sebab ia memasang tarif Rp 400 ribu setiap wanita yang dijual. Namun, PSK hanya dibayarnya Rp 300 ribu per pelanggan.

Terakhir ia menjual perempuan tanggal 23 Oktober 2019 lalu. “Kalau ada yang mesan, aku cuma dapat Rp 100 ribu. Itu pun tidak setiap hari ada,” ujar EC yang sudah menjadi tersangka.

Kapolres Bengkulu, AKBP. Prianggodo Heru Kun Prasetyo, S.IK melalui Kasat Reskrim, AKP. Indramawan Kusuma Trisna mengatakan terhadap tersangka dikenakan pasal 761 juncto pasal 88 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak atau pasal 2 Undang-undang nomor 21 tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang. “Ancaman hukuman 15 tahun penjara,” kata Indramawan.(P-08)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*