Banggar bersama TAPD mulai membahas RAPBD 2020, Senin, (28/10). (foto humas DPRD)

DPRD Kepahiang Mulai Bahas RAPBD 2020

KEPAHIANG – Tim Banggar DPRD Kepahiang mulai membahas RAPBD 2020, Senin, (28/10).

Pembahasan RAPBD itu dilakukan Banggar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang terdiri dari Sekda, Kepala BKD,Bappeda dan bagian administrasi pembangunan dilaksanakan di di ruang rapat Banggar.

Ketua DPRD Kepahiang, Windra Purnawan menjelaskan, KUA-PPAS 2020 masih ada defisit Rp 87 miliar, untuk itu perlu dirasionalisasi dan sinkronisasi program dan kegiatan pada OPD.

Rapat Banggar bahas RAPBD 2020. (foto Humas DPRD)

‘’Kita berharap TAPD dapat melakukan rasionalisasi terlebih dahulu dengan OPD dengan memperhatikan skala prioritas dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat,kedepan kita harapkan komunikasi internal antara TAPD OPD dan Bupati dapat berjalan selaras termasuk dengan kita nantinya,jangan sampai stigma yang berkembang sepert selama ini terjadi dimasyarakat ketika tidak ada anggaranya yang disalahkan DPRD,yang disalahkan TAPD kedepan akan kita perbaiki stigma seperti ini,’’ kata Windra.

Banggar bersama TAPD bahas RAPBD 2020. (foto humas DPRD)

Diakui Windra,  DPRD telah berkomitmen untuk menjadikan APBD TA 2020  sebagai tanggung jawab bersama dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

‘’Kita tempatkan pembangunan Kabupaten Kepahiang sebagai prioritas dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat,’’ ujar Windra Purnawan. (rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*