AKBP. Sudarno

Polda Tetapkan PPTK dan Bendahara DPRD Seluma Jadi Tersangka Korupsi

BENGKULU – Penyidik Direktorat Reskrim Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Bengkulu sudah menetapkan 2 tersangka  dugaan korupsi anggaran belanja bahan bakar minyak (BBM) dan pemeliharaan kendaraan di Sekretariat DPRD Seluma tahun 2017 senilai Rp 900 juta, Rabu, (23/10).

‘’Kedua ASN Setwan Seluma yang ditarik jadi tersangka itu adalah, FL selaku PPTK dan SA yang bertugas sebagai bendahara di Setwan. Dugaan korupsi mulai kita sidik tahun 2019,’’ jelas  Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP. Sudarno saat dikonfirmasi potretbengkulu.com.

Dikatakan,  penetapan tersangka sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu. Keduanya bahkan telah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka di Mapolda Bengkulu. “Iya sudah ditetapkan sebagai tersangka beberapa waktu lalu dan keduanya sudah diperiksa juga sebagai tersangka,” kata Sudarno.

Diketahui bahwa tersangka inisial FL pada saat kasus ini terjadi menjabat sebagai PPTK sedangkan tersangka inisial SA waktu itu menjabat sebagai bendahara di Setwan.

Dalam kasus ini, total anggaran belanja bahan bakar minyak dan pemeliharaan kendaraan dinas pada tahun 2017 di Sekretariat DPRD Kabupaten Seluma yakni sebesar Rp1,6 miliar. Berdasarkan hasil audit yang dilakukan BPKP ditemukan kerugian negara sebesar Rp 900 juta.

Seperti diketahu, penyidikan kasus ini bermula setelah Polda Bengkulu menerima hasil audit dari BPKP terkait kerugian negara sebesar Rp 900 juta pada anggaran belanja bakar bakar inyak dan pemelihraaan kendaraan dinas tahun 2017. Tim penyidik juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.(P-08)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*