Joni Marsius Jumat (11/10) dikukuhkan sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu. Acara upacara pengukuhan yang digelar di gedung daerah itu dihadiri oleh Deputi Gubernur BI, Dr. Sugeng, Wagub Bengkulu, Dedy Hermansyah dan unsur Forkopimda.

Kepala Perwakilan BI yang Baru Siap Tingkatkan Perekonomian di Bengkulu

BENGKULU – Joni Marsius Jumat (11/10) dikukuhkan sebagai Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu. Acara upacara pengukuhan yang digelar di gedung daerah itu dihadiri oleh Deputi Gubernur BI, Dr. Sugeng, Wagub Bengkulu, Dedy Hermansyah dan unsur Forkopimda.

Diketahui bahwa sebenarnya Joni Marsius sudah resmi dilantik menjadi Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu menggantikan Endang Kurnia Saputra pada tanggal 11 Juli lalu di Jakarta oleh Gubernur BI.

“Di Bengkulu ini saya harap, dengan bantuan rekan-rekan media dan stakeholder saya bisa menemukan ruang bagi saya untuk meningkatkan kinerja dan saya yakin kalau Bank Indonesia dibantu oleh media kita bisa meningkatkan perekonomian di Bengkulu ini,” ujar Joni.

Wagub Bengkulu Dedy Hermansyah menerima cinderamata dari Bank Indonesia

Deputi Gubernur BI, Dr. Sugeng dalam kata sambutannya menjelaskan bahwa Joni Marsius sebelumnya menjabat Kepala Perwakilan BI Tegal.

Menurut dia pergantian pimpinan merupakan langkah yang sangat penting dan strategis dan merupakan transformasi kebijakan demi mewujudkan visi misi BI. “Visi dan misi itu bisa dicapai tergantung kontribusi pak Joni di Bengkulu nanti,” kata Sugeng.

Kepada Endang Kurnia Saputra, Sugeng mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang dilakukan dengan pemprov selama ini serta upaya memajukan perekonomian di Provinsi Bengkulu.

“Kami memilih perwakilan Kepala BI di daerah ini tidak main-main. Harus orang yang bisa mencari cara pemecahan permasalahan-permasalahan ekonomi yang ada. Dan saya yakin pak Joni bisa karena sudah diuji,” ujar Sugeng.

Dalam kesempatan itu Sugeng juga membeberkan kondisi perdagangan dunia dan harga komoditas yang melambat. Perkembangan harga minyak, pertumbuhan ekonomi dan lainnya.

“Secara year to date, rupiah apresiasi 1,60 persen. Sedangkan inflasi terjaga dalam sasaran target 3,5 persen. Terkendalinya inflasi tidak terlepas dari kredibilitas kebijakan BI dan koordinasi dengan pemerintah melalui TPI dan TPID,” paparnya.

Sementara Wagub Bengkulu Dedy Hermansyah dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa BI sudah merupakan mitra strategis pemda termasuk pemprov. “Perekonomian kita saat ini menghadapi lingkungan global yang belum stabil maka roda perekonomian perlu kita gerakkan lagi. Semoga BI dapat terus meningkatkan perannya dalam mendorong kesejahteraan di Provinsi Bengkulu,” ujar Dedy sembari berharap kerjasama semakin erat dan memberikan dampak perekonomian yang lebih baik.(P-08)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*