SIDAK ANGGUR : Tim gabungan saat melakukan sidak ke pedagang buah-buahan belum lama ini.

Beredar Anggur Diduga Berformalin Tim Sidak Pedagang

BENGKULU  – Sebulan terakhir banyak pedagang yang membuka lapak di pinggir jalan jualan buah anggur dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga buah anggur yang dijual  pedagang-pedagang buah di lokasi lain.

Pedagang yang menjual anggur dengan harga murah ini sering dijumpai di Kelurahan Pekan Sabtu, Tanjung Jaya, Pantai Panjang, dan Rawa Makmur. Diduga buah anggur yang dijual ini mengandung bahan kimia atau pengawet seperti formalin.

Terkait hal ini, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi dan Kota Bengkulu sudah turun menggelar sidak buah anggur di sejumlah titik.

Seperti disampaikan Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu, Oni Aryani saat dikonfirmasi.

“Kita sudah sidak. Sidak kemarin merupakan respon pemerintah terhadap dugaan anggur musiman yang diduga mengandung formalin,” kata Oni.

Namun sayangnya, saat tim gabungan menyusuri sepanjang jalan di Tanjung Jaya dan Pantai Panjang tidak ditemukan pedagang anggur itu.

Diduga sidak sudah bocor alias sudah diketahui oleh para pedagang anggur musiman ini sehingga saat sidak, mereka sudah kabur dan tidak jualan.

Meskipun tidak menemukan pedagang anggur musiman itu, tim sempat melakukan pemeriksaan yakni terhadap beberapa pedagang buah. Tim hanya mengambil sampel dari pedagang sekitar dan menanyakan asal buah anggur yang dijual pedagang.

“Buah import memang dicurigai diawetkan, karena jarak tempuh distributor ke pedagang jauh, namun ada batasan penggunaan,” ujar Oni sembari mengatakan pihaknya akan merencanakan sidak kembali di lain waktu.(P-08)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*