Waka II DPRD Kepahiang, Andrian Defandra menyerahkan berita acara pengesahan Perda APBD-P 2019 kepada Wabup Kepahiang, Neti Herawati, S.Sos, Jum'at, (23/8)

DPRD Kepahiang ‘’Ketok Palu’’ APBD-P 2019

KEPAHIANG – Setelah menjalani proses pembahasan yang cukup alot, RAPBD-P 2019 akhirnya disahkan DPRD Kepahiang menjadi APBD-P 2019 dalam sidang paripurna yang digelar, Jum’at, (23/8).

‘’Ketok Palu’’ APBD-P 2019 ini dilaksanakan pada hari terakhir masa jabatan 25 anggota DPRD masa bakti 2014-2019. Sehari sebelumnya, DPRD juga menyetujui KUA-PPAS 2020.

Waka II DPRD Kepahiang, Andrian Defandra, SE menandatangani beriata acara pengesahan Perda APBD-P 2019

Sidang paripurna dipimpin Waka I, Andrian Defandra, SE didampingi Waka II, Saparudin S. Serta dihadiri Wabup Kepahiang, Neti Herawati, S.Sos. serta  unsur Forkompinda dan para pejabat jajaran Pemkab Kepahiang.

Juru bicara Banggar, Edwar Samsi menyerahkan hasil pembahasan Banggar atas RAPBD-P 2019 kepada Wabup , Neti Herawati.

Juru bicara Banggar, Edwar Samsi, SIP, MM, menyampaikan laporan Banggar.

‘’ APBD-P 2019 terdiri dari, pendapatan sebelum perubahan Rp 756.460.963.100,71 setelah perubahan Rp.754.923.031683,22.  Berkurang Rp 1.537.931.417,49. Total PAD asli Rp.38.105.211.318,18. Terdiri dari, dana perimbangan Rp.591.486.651.000 setelah perubahan Rp.591.486.651.000,00. Serta lain-lain pendapatan yang sah Rp.125.331.169.365,04,’’ jelas Edwar Samsi.

Dikatakan, jumlah belanja daerah sebelum perubahan Rp.829.937.983.100,71 dan setelah perubahan Rp.850.140.969.171,71 atau mengalami penambahan Rp.20.202.986.071,02. (rls)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*