Pertamina tambah pasokan gas melon untuk Provinsi Bengkulu

Pertamina Tambah Pasokan Elpiji 3 Kg

BENGKULU – Sejak Agustus 2019, PT Pertamina MOR II Sumbagsel menambah pasokan gas elpiji 3 kg sebanyak 15 persen di Provinsi Bengkulu. Penambahan pasokan tersebut dilakukan untuk memastikan elpiji 3 kg di masyarakat tetap tersedia.

Region Manager Communication & CSR Pertamina Sumbagsel, Rifky Rakhman Yusuf mengatakan, pada Agustus 2019 ini dilakukan penambahan pasokan gas elpiji bersubsidi 3 kg di Provinsi Bengkulu.

Hal ini sesuai dengan hasil perhitungan Tim Satgas Idul Adha bahwa akan terjadi peningkatan kebutuhan elpiji di Provinsi Bengkulu. “Untuk bulan Agustus, Pertamina sudah menambah alokasi tambahan untuk elpiji PSO subsidi 3 kg 15 persen lebih banyak dari pada rata-rata bulanan,” kata Rifky.

Sedangkan khusus perayaan hari raya Idul Adha, ada penambahan fakultatif sebanyak 7 persen atau sekitar 60.000 tabung selama dua hari kerja. Meski begitu, pihaknya berharap masyarakat tidak perlu khawatir karena pasokannya dijamin tersedia.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, kami sudah menyiapkan elpiji sesuai dengan prediksinya. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah untuk melakukan pengawasan bersama agar penggunaan elpiji PSO subsidi 3 kg tepat sasaran. Khusus untuk pangkalan juga kami imbau bahwa prioritas mereka menjual langsung ke masyarakat,” jelas Rifky.

Sebelumnya, Tim Satgas Idul Adha Pertamina mulai Jumat (9/8) sudah menjalankan amanah memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat selama masa libur Idul Adha tersedia dan terdistribusi dengan optimal. Untuk memastikan kebutuhan energi terpenuhi menjelang hari raya, Pertamina telah melakukan operasi pasar elpiji PSO subsidi 3 kg di beberapa titik di wilayah Bengkulu.

“Di masing-masing titik, Pertamina mengalokasikan 560 tabung elpiji PSO subsidi 3 kg untuk dijual kepada masyarakat yang berhak,” ujarnya.

Disisi lain, Ia mengimbau, elpiji 3 kg hanya diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu. Sehingga bagi masyarakat yang mampu atau pemilik usaha restoran dan rumah makan diharapkan tidak menggunakan tabung gas elpiji 3 kg.

“Kita ingatkan masyarakat mampu dan pengusaha rumah makan jangan memakai elpiji 3 kg karena ini hanya untuk masyarakat miskin,” demikian Rifky.(P-08)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*