TERSANGKA PEMBUNUHAN : Penyidik saat melakukan serah terima tersangka kasus pembunuhan bernama Iryan Pratama kepada JPU.

Terancam 15 Tahun Bui
Tsk Bunuh Teman Segera Diadili

BENGKULU – Tersangka (tks) pembunuh teman,  Iryan Pratama (23), diserahkan  Sat Reskrim Polres Bengkulu ke Jaksa Penutut Umum (JPU) Kejari Bengkulu, Senin (5/7).

Tsk diterima Dedy Abdurachman, SH selaku JPU. Selain tsk, Polres juga menyerahkan barang buktinya. Di Kejari, tsk kembali diperiksa JPU.

“Saya spontan saja pak karena dia (korban Sukirman) memukul saya duluan. Dia tersinggung saya curigai telah mencuri motor saya. Memang saya curiga sama dia. Saya suruh ngaku, dia malah menyerang saya. Saya ambil pisau di dalam gudang penggilingan jagung (TKP,red) dan saya tujah dia,” cerita tersangka kepada JPU.

Setelah menujah korban, tersangka mengaku langsung kabur ke Kabupaten Seluma. Saat ia meninggalkan korban yang tergeletak di tanah, korban masih hidup. Tersangka tidak menyangka kalau korban bakal tewas.

Lalu JPU bertanya kenapa akhirnya tersangka menyerahkan diri ke Polres Bengkulu melalui anggota Polsek Sukaraja. Tersangka menjawab kalau dirinya bingung dan panik.

“Aku tidak tahu arah tujuan, mau sembunyi dimana tidak tahu aku panik. Jadi aku serahkan diri ke Polsek Sukaraja,” tutur tersangka.

JPU Dedy hanya geleng-geleng kepala mendengar pengakuan tersangka.

“Kalau masalah motor hilang, harusnya kan bisa kamu melapor ke polisi saja tanpa harus menuduh orang lain, apalagi sampai membunuh orang yang kamu curigai itu,” kata Dedy.

Saat diwawancarai, Dedy mengatakan bahwa berdasarkan BAP, memang tidak ada bukti kalau tersangka melakukan pembunuhan berencana.

“Ini bukan pembunuhan berencan. Pisau itu dia ambil dari TKP, bukan sengaja dia bawa. Jadi pasal yang digunakan pasal 338 KUHP yang ancaman hukumannya maksimal 15 tahun prnjara,” ujar Dedy sembari mengatakan berkas akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Bengkulu agar perkara segera disidangkan.(P-08)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*