Sekdakab Kepahiang, Zamzami Zubir, SE, MM menyerahkan nota pengantar rancangan kebijakan umum anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran sementara (PPAS) APBD 2020. KUA-PPAS itu disampaikan dalam sidang paripurna DPRD Kepahiang, Senin (22/7). (Humas DPRD Kepahiang)

Di Paripurna DPRD Kepahiang
Sekda Sampaikan Rancangan KUA-PPAS APBD 2020

KEPAHIANG– Sekdakab Kepahiang, Zamzami Zubir, SE, MM menyampaikan nota pengantar rancangan kebijakan umum anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran sementara (PPAS) APBD 2020. KUA-PPAS itu disampaikan dalam sidang paripurna DPRD Kepahiang, Senin (22/7).

Rapat paripurna dipimpin Waka I DPRD Kepahiang, Andrian Defandra,SE didampingi Waka II, H.Syaparudin S serta dihadiri segenap anggota DPRD.

Sekdakab Kepahiang, Zamzami Zubir, SE, MM menyampaikan nota pengantar rancangan kebijakan umum anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran sementara (PPAS) APBD 2020. KUA-PPAS itu disampaikan dalam sidang paripurna
DPRD Kepahiang, Senin (22/7).( HUmas DPRD Kepahiang)

Setelah rapat dibuka, Sekwan Roland Yudhistira,S.Hut membacakan surat masuk dari saudara Bupati Dr.Hidayatullah Sjahid, MM, IPU yang tidak bisa mengikuti rapat paripurna karena ada tugas diluar daerah.

Usai pembacaan surat itu, rapat dilanjutkan. Sekda langsung menyampaikan nota pengantar rancangan KUA-PPAS APBD 2020 mewakili Bupati.

‘’Penyusunan rancangan KUA dan PPAS APBD TA 2020 berpedoman pada PP 12 tahun 2019 dan permendagri 21 tahun 2011 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah, Permendagri no 31 tahun 2019 tentang penyusunan rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) tahun 2020 dan Permendagri nomor 33 tahun 2019 tentang penyusunan APBD tahun anggaran 2020,’’ jelas Sekda.

Dikatakan, tema RKP tahun 2020 yakni “Peningkatan sumber daya manusia (SDM) untuk pertumbuhan berkualitas ” sedangkan untuk tema RKP provinsi Bengkulu tahun 2020 “Peningkatan ekonomi dan daya saing daerah melalui pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas SDM”.

‘’Berpedoman pada kedua tema RKPD diatas maka kabupaten Kepahiang menetapkan tema RKPD tahun 2020 yakni: mempercepat peningkatan penanggulangan kemiskinan di kabupaten Kepahiang melalui bidang pertanian, pariwisata, infrastruktur dan SDM menuju Kabupaten Kepahiang Maju,Mandiri dan Sejahtera,’’ sambung Sekda.

Untuk mencapai sasaran dalam RKPD itu tutur Sekda,  maka fokus kebijakan umum anggaran tahun 2020 terdiri dari, peningkatan pertumbuhan ekonomi sekitar 5,6 persen, laju inflasi pada kisaran 3 persen, pengurangan jumlah penduduk miskin antara 14,6 persen sampai dengan 15 persen.

‘’Sebagai informasi proyeksi APBD dalam PPAS 2020 ini terdiri dari, pendapatan RP.834.325.651,71, belanja daerah Rp.910.862.810.752,71, surplus/defisit RP.(76.537.158.975,00). Serta

pembiayaan netto RP.(10.988.510.000,00) dan surplus(defisit) RP.(87.525.668.975,00). Selanjutnya saya mengajak legislatif dalam hal ini banggar untuk mencermati kembali defisit ini melalui tahap pembahasan sehingga anggaran ini dapat disepakati dan ditandatangani dalam nota kesepakatan APBD tahun anggaran 2020,’’ imbuh Sekda.

Rapat paripurna ini dihadiri Forkopimda Kepahiang. Serta para kepala OPD,kepala instansi vertikal,para camat,lurah dan kepala puskesmas dalam lingkup pemerintah kabupaten Kepahiang.(rls)

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*