SEMANGAT : Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah hadiri konser kebangsaan.

Buka Konser Kebangsaan Gub Ajak Jaga NKRI dan Pancasila

BENGKULU – Konser Kebangsaan yang digelar di lapangan Sport Centre Pantai Panjang Sabtu malam (13/7) berlangsung sangat meriah dan ramai oleh pengunjung. Acara gelaran Radio Republik Indonesia (RRI) ini terselenggara atas kerjasama dengan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan Kementrian Kominfo RI, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, dan PT. Telekomunikasi Indonesia, BKKBN serta didukung Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB).

Hadir langsung membuka acara itu Gubernur Bengkulu Dr. Rohidin Mersyah, M.MA. Dalam kata sambutannya Rohidin memyampaikan pesan kebangsaan. Ia mengingatkan kembali bahwa Ibu Negara Pertama Republik Indonesia (RI) Ibu Fatmawati yang telah menjahit Bendera Merah Putih sebagai simbol pemersatu bangsa ini, merupakan putri asli Bengkulu.

Fatmawati mendampingi Bung Karno kala itu, ketika hendak memproklamirkan Kemerdekaan Republik Indonesia. “Itu karya terbaik anak bangsa, putri Bengkulu yang kita cintai bersama. Untuk itu sudah sepatutnya Indonesia dan kita semua harus selalu merawat, mencintai dan menjaga NKRI serta Pancasila,” kata Rohidin dengan semangat.

Gubernur buka konser kebangsaan

Ia melanjutkan, Indonesia dilahirkan atas keberagaman dan keberagaman itu sesungguhnya kekayaan yang luar biasa. “Untuk itu mari bersama-sama menjaganya. “Kita terus jaga keberagaman ini demi anak cucu kedepan untuk Indonesia jaya dan berdaulat,” ucap Rohidin.

Sementara itu, Sekretaris Jendral Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Niken Widaastuti dalam pesan kebangsaannya mengajak generasi millenial Bengkulu untuk terus meningkatkan persatuan dan kesatuan. Karena di Bengkulu tersimpan sejarah perjalanan bangsa Indonesia.

Berbeda dengan yang lain, Direktur Utama LPP RRI, M. Rohanudin menyampaikan pesan kebangsaannya melalui bait-bait puisi yang berjudul “Jangan Berbelah”. Dalam salah satu bait puisinya, Rohanudin menggambarkan pasca Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 dan berakhirnya istilah cebong dan kampret atau 01 dan 02, tapi hanya Garuda Pancasila usai bertemunya presiden Jokowi dan Prabowo.

Untuk diketahui, Konser Kebangsaan Dan dihibur langsung oleh penyanyi muda berbakat Wizzy dan Duo Kembar Rizky–Ridho, serta artis-artis lokal, dan jebolan Bintang Radio tingkat Nasional RRI dari Kendari dan Jember, serta iringan musik dari Toto and Star.(adv/P-08)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*