Warga Desa Pagar Gunung, Topian Nauli yang hanyut di Sungai Musi berhasil ditemukan, pukul 08.30 WIB, Senin, (29/4)

Hanyut di Musi Mayat Warga Pagar Gunung Ditemukan

KEPAHIANG – Warga Desa Pagar Gunung, Kepahiang, Topian Nauli (42),   yang hanyut  saat Sungai Musi meluap, Sabtu, (27/4), akhirnya ditemukan. Mayat petani malang itu pertama kali ditemukan Saidina Aksa (62) bersama tim gabungan di pinggir Sungai Musi di bawah badan jembatan  Musi II di Desa Plangkian sekitar pukul 08.30 WIB, Senin, (29/4).

Ketika ditemukan, sebagian badan  mayat Taupan sudah tertimbun pasir dan sudah membengkak. Sebelumnya, Saidina Aksa bersama 3 warga lainnya, Pawi, Uyeng dan Hamdan bersama tim gabungan berusaha menyisirian tepian Sungai Musi.

Lalu, Saidina melihat ada tangan namun badan korban tertimbun  pasir di pinggir Sungai Musi. Lalu Saidina dan kawan-kawan langsung mengangkat mayat korban yang mengenakan celana jeans pendek warna biru. Pagi itu juga,  jasad korban dilarikan ke rumah duka untuk dimakamkan di TPU  Desa Pagar Gunung.

Tim gabungan bersama warga saat mengevakuasi mayat Topian Nauli yang hanyut di Sungai Musi.

Namun sebelumnya, mayat Topian sempat divisumdr Burhan dari Puskesmas Kelobak. Dari pemeriksaan tubuh bagian luar, dokter menemukan 2 luka robek di dahi dengan  diameter 1 Cm dalam 3 Cm. Serta luka robek di alis mata sebelah kiri panjang lebih kurang 5 Cm dalam 2 Cm.

Topian hanyut sekitar pukul 10.00 WIB, Sabtu, (27/4). Ketika itu topian bermaksud mengambil drum plastik warna biru yang mengambang di Sungai Musi. Namun, korban akhirnya hanyut terbawa arus Sungai Musi yang deras.

‘’Kini tim gabungan Polres dan BPBD masih terus berusaha mencari 2 korban lainnya. Yakni,Kirno Santoso bin Sarni (35), warga Desa Suro Ilir dan Rohim (50), warga Simpang Kota Bingin, Kecamatan Merigi,’’ jelas Kapolres Kepahiang, AKBP. Pahala Simanjuntak dan Kepala BPBD Kepahiang, Ir.Taufik.(rjs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*