Jembatan Sungai Musi di jalan lintas Kepahiang - Bengkulu di antara Kelurahan Pasar Kepahiang - Tebat Monok, terendam banjir, Sabtu, 27 April 2019.

Sungai Musi Meluap 3 Warga Hanyut 1 Selamat 2 Belum Ditemukan

KEPAHIANG – Air Sungai Musi di wilayah Kepahiang meluap. Akibatnya, air bah bukan hanya merendam ratusan rumah warga Desa Tanjung Alam dan Desa Air Hitam, Ujan Mas, Kepahiang, mulai pukul 18.00 WIB, Jum’at (26/4). Namun, banjir juga merendam dan merusak lahan persawahan dan kebun petani. Bahkan, 3 warga Ujan Mas hanyut terbawa arus sungai yang deras.

Ketiga warga yang hanyut itu adalah, Saripudin Bin Abdul Muthalib (43) warga Desa Suro Ilir, Ujan Mas. Saripudin berhasil diselamatkan warga. Sedangkan 2 warga lainnya, Kirno Santoso Bin Sarni  (35), petani Desa Suro Ilir dan Rohim (50) warga Desa Simpang Kota Beringin, Merigi belum ditemukan hingga kini.

Hingga pukul 08.00 WIB, Sabtu, (27/4), air Sungai Musi masih meluap. Bahkan, air bah sudah mencapai badan jembatan penghubung Kelurahan Pasar Kepahiang – Tebat Monok di jalur lintas Kepahiang-Bengkulu. Sehingga, air yang menutup badan jembatan itu sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Padahal ketika tidak banjir, jarak air sungai dengan badan jembatan terpaut sekitar 10 meter.

Jembatan Sungai Musi di jalan lintas Kepahiang – Bengkulu di antara Kelurahan Pasar Kepahiang – Tebat Monok, terendam banjir, Sabtu, 27 April 2019

‘’Tim BPBD bersama Tagana, Polres Kepahiang dan Polsek Ujan Mas masih terus melakukan pencarian terhadap kedua korban hanyut. Tapi, pencarian terkendala arus  Sungai Musi yang deras dilanda banjir,’’ jelas Kepala BPBD Kepahiang, Ir.Taufik kepada potretbengkulu.com, Sabtu, (27/4).

Selain itu, tim BPBD juga masih berusaha membantu warga Desa Tanjung Alam dan Desa Air Hitam yang rumah-rumahnya terendam banjir.

”Kini banjir di Desa Tanjung Alam sudah mulai menyusut. Warga mulai membersihkan lumpur banjir yang masuk ke dalam rumah. sekaligus membersihan barang-barang yang terendam banjir,” kata Armin Jaya, salah seorang warga  Desa Tanjung Alam.

Karena warga masih sibuk melakukan pembersihan rumah-rumah, maka, belum diketahui berapa total rumah warga di 2 desa itu yang direndam banjir. Termasuk berapa nilai kerugian akibat lahan persawahan, kebun dan kolam ikan warga yang rusak diterjang banjir akibat meluapnya 3 sungai. Yakni, Sungai Musi, Sungai Air Gergasan dan Sungai Air Lanang yang melintasi Desa Tanjung Alam dan Desa Air Hitam. (rjs).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*