Zainal, S.Sos, MSi.

Fraksi KPD Minta RSUD Jalur II Ditutup Sementara

KEPAHIANG– Anggota Fraksi Kebangkitan Pembangunan Demokrasi (FKPD) DPRD Kepahiang, H. Zainal, S.Sos, MSi, meminta Pemkab Kepahiang segera menutup sementara pengoperasian RSUD Jalur II yang dikelola Rejang Lebong.

‘’Berdasarkan pasal 25 ayat 1 UU No 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit dijelaskan bahwa setiap rumah sakit harus memiliki izin. RSUD jalur II yang dikelola Rejang Lebong harus memiliki izin operasional dari Kabupaten Kepahiang. Jadi sudah cukup alasan Pemkab Kepahiang untuk menutup sementara pengoperasian RSUD jalur II. Permintaan FKPD ini sudah kita sampaikan dalam  pemandangan umum FKPD pada sidang paripurna DPRD Kepahiang, 6 Maret 2019 lalu,’’ jelas Zainal.

Dikatakan, sesuai pasal 26 ayat 4 UU No 44 Tahun 209, izin operasional rumah sakit kelas C dan kelas D diterbitkan Pemkab setelah mendapat rekomendasi dari pejabat berwenang.

‘’Izin operasional RSUD jalur II yang belum diterbitkan  Pemkab Kepahiang itu cukup banyak. Diantaranya,  izin operasional rumah sakit, Amdal, izin praktik dokter,’’ tutur Zainal.

Diakui Zainal, jika Pemkab Kepahiang tidak bernyali untuk menutup sementara RSUD jalur II yang belum memiliki izin operasional dari Pemkab Kepahiang itu, setidaknya Pemkab Kepahiang telah melayangkan teguran tertulis.

‘’Kitakan negara hukum. Jadi, seluruh warga negara wajib mematuhi hukum. Jika memang persyaratan administratif RSUD jalur II itu belum terpenuhi maka, Pemkab Kepahiang setidaknya melayangkan surat teguran agar pihak RSUD itu segera mengurus izin-izinya,’’ kata Zainal.

Menanggapi permintaan FKPD, Bupati Kepahiang, Dr.Ir.Hidayatullah Sjahid, MM, menjelaskan bahwa Pemkab Rejang Lebong telah menyampaikan permohonan penerbitan izin operasional RSUD jalur II.

‘’Tapi, kita belum bisa memproses penerbitan izin-izinya. Karena beberapa persyaratannya belum dilengkapi Pemkab Rejang Lebong. Dan kita terus melakukan komunikasi terkait pengurusan izin RSUD jalur II itu. Dan kita juga meminta agar Rejang Lebong segera melengkapi persyaratannya. Memang persyaratannya cukup banyak sehingga memerlukan waktu untuk mengurusnya. Namun demikian kita akan kembali menyurati Rejang Lebong,’’ kata Bupati.(rjs)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*