Pengurus Pengprov FPTI Bengkulu foto bersama usai Rakoor di Kepahiang, Minggu, (17/2)

Jelang Porwil FPTI Gelar Rakor Persiapan Seleksi Pelatda

KEPAHIANG – Jelang perhelatan Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) 2019 yang diselenggarakan di Bengkulu November 2019, Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bengkulu menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov)  di aula Hotel Umro  Kepahiang, Minggu, (17/2).

Salah satu agenda bahasan Rapor ini adalah, persiapan seleksi pelatihan daerah (Pelatda). Atlet pelatda ini diambil dari Pengkab/Pengkot FPTI se Provinsi Bengkulu. Serta  seleksi atlet non registrasi yang telah dijaring Pengprov FPTI Bengkulu.

‘’Atlet dari Pengkab/Pengkot akan masuk otomatis dalam seleksi pelatda nantinya. Namun untuk atlet non registrasi tetap akan dijaring. Hanya saja nantinya atlet non registrasi yang bisa masuk seleksi, akan diserahkan ke Pengkab/Pengkotserta wajib mendapatkan rekomendasi dari Pengkab/Pengkot masing-masing,’’ jelas Ketua Umum Pengprov FPTI Bengkulu Yuwono Pintadi didampingi Ketua Harian Effan Setyawan.

Dikatakan, registrasi atlet non registrasi didata sesuai dengan domisilinya, dan akan kita arahkan ke masing-masing Pengkab/Pengkot untuk bisa melakukan verifikasi dan memberikan rekomendasi sesuai dengan hasil penilaian atas kelayakan calon atlet menurut Pengkab/Pengkot.

Selain membahas mengenai persiapan Porwil, dalam Rakerprov tersebut Pengprov FPTI Bengkulu juga membahas beberapa agenda mulai dari peningkatan kapasitas pelatih, juri, pembuat jalur dan atlet. Selain itu juga merancang sistem atas padatnya kompetisi di 2019 yang harus diikuti para atlet panjat tebing.

“Ya agenda kompetisi tahun ini sangat padat. Selain Porwil, ada kejurnas, kerjurwil, kejurda, kompetisi kelompok umur (KU) dan banyak lagi. Sehingga memang kita harus dipaksa memutar otak merancang sistem agar atlet yang kita miliki tidak kelelahan menghadapi padatnya kompetisi tahun ini,” ungkap Effan.

Rakor  dibuka Ketua Umum KONI  Kepahiang, Edwar Samsi, dan diikuti  Pengkab FPTI  Kepahiang, Rejang Lebong dan Bengkulu Utara. (rjs)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*