Beras Rastra yang dibagikan secara gratis kepada warga yang berhak dan telah tercantum dalam daftar penerima Rastra dari instansi terkait

Polres Teliti Penyaluran Rastra Meranti Jaya

KEPAHIANG –  Tim Reskrim Polres Kepahiang  mulai ‘’melirik’’  proses penyaluran Ratra di Desa Meranti Jaya, Ujan Mas, Kepahiang yang dilaporkan warga.

‘’Setiap pengaduan masyarakat pasti akan kita tindaklanjuti. Termasuk pengaduan masyarakat tentang penyaluran Rastra Desa Meranti Jaya ini. Tapi, karena masih dalam tahap lidik, maka, kita belum bisa menjelaskannya secara rinci. Sebab kita masih akan mendalaminya lebih dulu,’’ jelas Kapolres Kepahiang, AKBP. Pahala Simanjutak, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP. Yusiady, SIK kepada potretbengkulu.com.

Sementara Kades Meranti Jaya, Ujan Mas, Jalaludin, mengaku tidak tahu jika pelaksanaan penyaluran Rastra di desanya telah dilaporkan warga dan mulai diteliti Polres Kepaiang.

‘’Total penerima Rastra di Desa Meranti Jaya  yang terdaftar sebanyak 83 KK. Tiap KK mendapat jatah 10 kg per bulan. Tapi, berdasarkan musyawarah panitia Rastra dengan masyarakat penerima Rastra yang dipimpin Yamudin serta Kades, perangkat desa. Dalam rapat dilaksanakan, 25 Januari 2018 para penerima Rastra sepakat untuk memberikan sebagian jatah Rastra kepada warga yang juga layak menerimanya. Total penerima Rastra sesuai daftar dari pusat sebanyak 83 KK. Para  penerima Rastra itu juga sekapat untuk memberikan sebagian Rastra kepada warga lain yang layak menerima yang jumlahnya sebanyak 83 KK. Jadi, pembagian Rastra itu bukan berdasarkan perintah Kades, Panitia atau BPD. Tapi, atas kesepakatan penerima Rastra yang telah dituangkan dalam berita acara musyawarah,’’ jelas Kades Meranti Jaya,  Jalaludin.

Dikatakan, kesepakatan lain yang dituangkan dalam berita acara  musyawarah itu diantaranya,  jika jatah Rastra 10 Kg per KK, maka, KK penerima bersedia menerima 5 kg. Sedangkan 5 kg lainnya diberikan kepada KK lain yang layak menerimanya.

‘’Jika Rastra dibagikan dalam 3 bulan, maka, penerima Rastra bersedia menerima 20 kg dan 10 kg diberikan kepada KK lain yang juga layak menerimanya. Daftar penerima Rastra tidak di-SK-kan Kades,’’ tutur Kades menyebutkan isi kesepakatan penerima Rastra.

Sementara salah seorang penerima Rastra, Armizi (46) yang tinggal di Dusun II Desa Meranti Jaya, mengaku sudah memberikan keterangan di Polres Kepahiang.

‘’Sekitar 2 hari lalu, saya menerima panggilan dari Polres Kepahiang soal penyaluran Rastra. Yang biasa mengambil Rastra itukan istri saya, Ernawati. Terakhirnya Rastra dibagikan tanggal 16 Oktober 2017 atau sehari sebelum Pilkades. Saat itu kami hanya mendapat jatah 1 karung atau 10 kg. Padahal Rastra itu disebutkan jatah Bulan Oktober, November dan Desember. Seharusnya kami mendapat 30 kg. Pengurangan jatah Rastra itu tidak pernah dimusyawarahkan dengan kami. Semua itu sudah diceritakan di Polres. Selain itu ada beberapa warga lain yang juga dimintai keterangan di Polres. Diantaranya, Fatmawati, Beti, Hartoni dan Hendri,’’ kata Armizi.(rjs)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*