Penetapan titik nol pembangunan jalan Tebat Monok - Sp Waim sepanjang 6,5 KM senilai Rp 20 miliar, Senin, 10 September 2018.

Jalan Tebat Monok – Sp Waim Dibangun

KEPAHIANG – Setelah sempat gagal lelang tahun 2017, pembangunan jalan Tebat Monok – Simpang Waim, Seberang Musi, Kepahiang akhirnya dibangun 2018. Soalnya, titik nol pembangunan jalan hotmix sepanjang 6,5 KM itu sudah dilaksanakan, Senin, (10/9).

Penetapan titik nol pembangunan jalan itu dihadiri Kabid Bina Marga Dinas PU Prov, PPTK dan kontraktor pelaksananya, PT Statika.

‘’Pembangunan jalan hotmix Tebat Monok – Sp Waim sepanjang 6,5 KM ini dilaksanakan PT Statika dengan dana Rp 20 miliar. Diharapkan sebelum Desember 2018, pembangunannya sudah bisa diselesaikan kontraktor,’’ jelas anggota DPRD Provinsi Bengkulu, H.Edi Sunandar kepada potretbengkulu.com, Selasa, (11/9).

Diakui Edi Sunandar, tahun 2019 pembangunan ruas jalan Tebat Monok – Sp Waim – Embong Ijuk sepanjang 20 KM sudah bisa dituntaskan.

‘’Jadi, untuk masyarakat yang berada di wilayah Seberang Musi diharapkan dapat bersabar. Tahun ini baru 6,5 KM yang dibangun hotmix. Sisanya akan diperjuangkan tahun 2019. Sehingga jalan lingkar Tebat Monok – Embong Ijuk, Bermani Ilir dapat dibangun secara tuntas,’’ papar Edi Sunandar.

Menurut Edi Sunandar, pembangunan jalan Tebat Monok – Sp Waim ini diharapkan mampu memperlancar angkutan hasil panen petani. Karena, masyarakat di wilayah Seberang Musi dan sekitarnya merupakan  petani kopi dan lada.

”Wilayah Seberang Musi itu merupakan sentra produksi kopi dan lada potensial. Makanya, kita bersama Gubernur berusaha membangun jalan yang menjadi kewenangan provinsi agar arus transportasi angkutan hasil panen petani dapat semakin lancar,” demikian Edi Sunandar. (rjs)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*