Mayat Yanti (43), petani Desa Tanjung Sanai I, PUT saat ditemukan dan akan dievakuasi tim Polsek PUT, Senin, 27 Agustus 2018.

Ditujah 4 Liang Petani Tanjung Sanai I Tewas

REJANG LEBONG – Petani Desa Tanjung Sanai I, Padang Ulak Tanding, Rejang Lebong, Yanti ( ditemukan tewas bersimbah darah di kebun. Jasad korban dengan 4 luka tikam dibagian dada dan paha itu ditemukan warga sekitar pukul 14.30 WIB, Senin, (27/8).

Korban yang tewas dengan luka tusuk di rusuk kiri tembus ke punggung, luka tusuk di dada kiri, luka tusuk di paha kanan dan luka tusuk di dada kanan tembus ke paru-paru itu langsung dilarikan ke RS dr Sobirin, Lubuk Linggau, Sumsel.

Mayat korban pertama kali ditemukan Kuyung (47), Koi (60), Andik (26) warga Tanjung Sanai I dan Mat Amin (65) warga Lubuk Tanjung Kota Lubuk Linggau.

Sebelum korban ditemukan, Kuyung sedang berada di kebun nya dan mendengar jeritan orang minta tolong. Lalu, Kuyung berusaha mencari asal suara yang mendadak menghilang.

Merasa curiga, Kuyung  menghampiri pondok kebun tetangganya dan engajak Koi, Andik dan Mat Amin untuk mencari asal suara jeritan itu.

Setelah melakukan pencarian, Kuyung dan saksi lainnya, menemukan Yanti dalam kondisi terkapar bersimbah darah. Polsek Padang Ulak Tanding dilapori.

‘’Begitu mendapat laporan, kita langsung bergerak menuju TKP. Mayat korban langsung dilarikan ke RS dr Sobirin Lubuklinggau untuk divisum,’’ jelas Kapolres Rejang Lebong, AKBP. Ordiva, SIK melalui Kapolsek Padang Ulak Tanding, Iptu. Djarkoni kepada potretbengkulu.com.

Kini, tim Reskrim Polres Rejang Lebong dan Polsek Padang Ulak Tanding masih berusaha mengidentifikasi pelaku. ‘’Karena masih dalam proses penyelidikan, maka, kita belum tahu motif dan latarbelakang kejadian yang menewaskan korban. Kita juga terus berupaya memburu pelaku,’’ demikian Kapolsek. (rjs)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*