animasi

Di Disnaker Kota
Mediasi Pertama Sengketa Karyawan Penerbitan Pers Belum Temukan Kesepakatan

BENGKULU– Sidang mediasi pertama sengketa hubungan industrial karyawan perusahaan pers ternama yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bengkulu belum menghasilkan kesepakatan pukul 09.30 WIB, Senin, (20/8).

Dalam sidang mediasi pertama itu, Hendri Esibrais belum bisa menerima tawaran yang diajukan GM perusahaan pers yang diwakili Agus.

‘’Dalam mediasi pertama tadi Hendri selaku pelapor masih belum bersedia menerima tawaran perusahaan pers yang meminta Hendri tetap bekerja,’’ Ayu selaku tim mediasi dari Disnaker Kota Bengkulu kepada potretbengkulu.com.

Karena media pertama belum membuahkan kata sepakat, lanjut Ayu, maka, Disnaker memberikan waktu 1 minggu agar kedua pihak untuk melakukan upaya damai.

‘’Jika dalam waktu 1 minggu itu belum juga ditemukan kata sepakat, maka, maka sengketa ini akan digelar dalam mediasi II yang direncanakan akan dilaksanakan pekan depan. Kita berharap, dalam mediasi II ini sudah ditemukan kata sepakat. Jika sampai 3 kali mediasi tak juga ada kesepakatan, maka, sengketanya akan digulirkan ke pengadilan,’’ sambung Ayu.

Sedangkan Plh. Kadisnaker Kota Bengkulu, Hj, Poppy Yulianty,SH sedang melaksanakan dinas luar atau DL. Sehingga, Poppy tidak mengetahui secara detail jalannya mediasi.

Sementara Hendri Esibrais mengaku siap memenuhi panggilan mediasi II. ‘’Saya hanya memperjuangkan hak-hak saya sebagai karyawan yang telah mengabdi selama 11 tahun di perusahaan penerbitan pers itu. Sebelumnya gaji Bulan Juli 2018 saya ditahan lalu saya diminta mengundurkan diri. Alasannya saya tidak masuk kerja selama 1 bulan. Padahal, yang membuat saya tidak masuk kerja karena komputer yang saya gunakan untuk bekerja rusak dan belum diperbaiki,’’  jelas Hendri. (P-07)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*