Sumber air panas di Bukit Hitam Kepahiang.

Pesona Air Terjun dan Air Panas Bukit Hitam

KEPAHIANG – Objek wisata alam asri berupa air terjun setinggi 100 meter lebih dan sumber air panas di Bukit Hitam kawasan TWA Bukit Kaba Kepahiang memang masih ‘’perawan’’. Sebab, infrastruktur menuju kedua destinasi wisata itu belum digarap.

Lokasi wisata alam ini hanya bisa dijangkau sepeda motor dari perbatasan Desa Air Sempiang, Kabawetan dengan waktu tempuh 1,5 jam hingga simpang tiga sumber air panas – air terjun. Untuk mencapai lokasi wisata air terjun  pengunjung harus berjalan kaki dalam posisi mendaki ke arah kanan sekitar 30 menit perjalan mendaki. Sedangkan lokasi sumber air panas berasa di sisi kiri.

‘’Kalau menuju air terjun kita harus mendaki. Tapi, kalau mau ke sumber air panas kita harus menuruni jurang sedalam 25 meter,’’ ujar Kadis Pemuda Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kepahiang, Su’urdi, S.Sos melalui Kasi Pemuda, Oktriana Putra, SH kepada potretbengkulu.com.

Air terjun setinggi 100 meter di kawasan Bukit Hitam Kepahiang.

Karena kondisi medan menuju lokasi air terjun dan sumber air panas ini masih berupa jalan setapak mendaki, maka, para pengunjung yang  datang masih didominasi kelompok pecinta alam.

‘’Nanti jalan menuju kedua lokasi wisata alam itu akan kita tata. Sehingga, pengunjung dapat lebih nyaman menuju lokasi. Saat ini kita masih berkoordinasi dengan pihak BKSDA. Karena, kedua lokasi wisata itu berada di kawasan hutan TWA Bukit Kaba,’’ papar Oki, sapaan akrab Oktriana Putra.

Dikatakan, Dinas Parpora Kepahiang sudah berencana untuk memanfaatkan sumber air panas Bukit Hitam. ‘’Kita sudah memiliki lahan seluas 4 hektare di Desa Air Sempiang. Rencananya di atas lahan itu akan dibangun water boom. Air water boom itu akan kita ambil dari sumber air panas tersebut. Sehingga, air water boom nanti tidak dingin tapi hangat,’’ papar Oki.

Soalnya lanjut Oki, pengembangan sektor pariwisata ini merupakan salah satu program prioritas Bupati Kepahiang, Dr.Ir.Hidayatullah Sjahid, MM. ”Pak Bupati saat ini sedang menggarap dan mengembangkan sarana pendukung wisata di kawasan perkebunan teh Kabawetan. Sehingga, pengunjung dapat menikmati keindahan hamparan kebun teh yang menghijau dengan nyaman,” demikian Oktriana Putra,SH. (rjs)

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*