Rapindo Coffee Kepahiang

Produk UMKM Bengkulu Miliki Nilai Jual Nasional

BENGKULU – Produk  Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) asal Provinsi Bengkulu dinilai memiliki nilai jual bersetara nasional dan international. Demikian disampaikan Pengarah Bintang Raflesia, Ricky JF Kolengan, Senin (14/5).

Menurutnya, beberapa langkah memang harus dilakukan, supaya hasil produk UMKM bisa dipasarkan ditingkat nasional dan international.

“Sejauh ini ada beberapa Badan Usaha Milik Masyarakat (BUMM) yang merupakan gabungan dari penggiat UMKM berada dibawah naungan kita. Dimana mereka itu telah menghasilkan produk-produk, dan sebenarnya memiliki nilai pasar yang sangat luas. Bukan hanya tingkat nasional, tetapi juga international,” tegas pria asal Manado ini.

Hanya saja, lanjut Ricky, sebelum itu harus ada beberapa langkah yang dipersiapkan secara matang. Mulai dari perizinan, kemasan, hingga pemasaran produk.

“Jika semua itu sudah dilakukan, niscaya produk-produk BUMM di Bengkulu ini benar-benar bisa merambah pasar nasional dan international, sehingga berdampak positif meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Rikcy.

Sementara itu, Ketua Bintang Raflesia, Ruben Suharto menyampaikan, produk-produk yang dihasilkan BUMM dan berada dibawah naungannya seperti kopi, jahe, keripik pepaya, dan gurita.

“Nantinya kita disini sebagai fasilitator agar produk yang merupakan hasil penggiat UMKM di BUMM bisa dipasarkan secara luas lagi,” ujar Ricky.

Ia menambahkan, untuk menuju hal itu nantinya mulai dari perizinan, kemasan dan pemasaran pasti dibantu pihaknya. Tidak menutup kemungkinan modal.

“Sejauh ini BUMM dibawah naungan kita berada di Kabupaten Kaur, Bengkulu Selatan, Seluma, Rejang Lebong, Kepahiang dan Mukomuko. Dalam waktu dekat kita akan ke Enggano, karena disana ada emping, kopi bubuk dan keripik pisang,” demikian Ruben.(P-03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*