Kader Pengurus Golkar Bengkulu gelar pleno bahas Munaslub, Senin, 4 Desember 2017. (foto.ist).

Golkar Bengkulu Gelar Pleno Bahas Rencana Munaslub

BENGKULU – DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Bengkulu, menggelar rapat pleno, Senin (4/12).

Rapat pleno itu dihadiri  kader dan pengurus DPD Golkar 10 Kabupaten/Kota. Agendanya, membahas rencana pelaksanaan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pasca Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto ‘’ditarik’’ KPK- RI.

‘’Tidak bisa kita pungkiri, rapat pleno ini dilakukan dalam rangka menyikapi kondisi dan situasi yang terjadi dalam internal Golkar ditingkat pusat. Dimana kita juga termasuk salah satu daerah dari total 31 DPD yang menginginkan Munaslub digelar,’’ ungkap Plt Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bengkulu, H. Yahya Zaini, kemarin.

Menurutnya, seiring dengan itu rapat pleno ini juga bertujuan untuk menjaga kesolidan dan konsolidasi partai. Terlebih sekarang ini banyak sekali informasi yang berkembang di media massa. ‘’Maka dari itu kita juga memberikan penjelasan kepada kader-kader Golkar di Bengkulu ini. Dengan harapan kekompakan tetap terjaga,’’ kata Yahya.

Karena, lanjut Yahya, dengan beredarnya berbagai informasi sekarang ini, jangan sampai menjatuhkan dinamika dan elektabilitasi partai Golkar.

Kader Pengurus Golkar Bengkulu gelar pleno bahas Munaslub, Senin, 4 Desember 2017. (foto.ist)

‘’Meskipun demikian, apapun yang terjadi di DPP kita harus tetap solid. Tapi tetap mengacu pada AD/ART partai Golkar, terutama terkait rencana Munaslub,’’ ujar Yahya yang pernah mejabat sebagai anggota DPR RI ini.

Ia menambahkan, yang jelas semuanya dibahas secara bersama-sama, dan juga menentukan sikap secara bersam-sama. Apalagi partai Golkar di Bengkulu masih tergantung situasi dan sikap pengurus DPP di Jakarta. ‘’Hasil pleno itu jadi pedoman kita, dan tetap Munaslub itu menjadi salah satu alternatif jalan keluar yang akan dilakukan partai,’’ katanya. (P-03)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*