Kapolres Rejang Lebong AKBP. Napitupulu Yogi Yusuf. (foto.rahman jasin)

Gelapkan Uang Nasabah Rp 315 Juta Kepala Kantor Pos PUT Segera Diadili

 

REJANG LEBONG – Kepala Kantor Pos Padang Ulak Tanding (PUT), Rejang Lebong, MA (49) bersama 2 tersangka lainnya, TO dan ZF segera diadili. Soalnya, berkas perkara penggelapan uang nasabah Kantor Pos Curup dan Kantor Pos PUT senilai Rp 315 juta itu sudah dirampungkan Reskrim Polres Rejang Lebong, Rabu, (22/11).

‘’Setelah berkas perkaranya dinyatakan lengkap dan memenuhi unsur pidana baru kita melakukan serah terima tahap II. Tersangka dan barang buktinya akan kita serahkan ke jaksa,’’ jelas Kapolres Rejang Lebong, AKBP. Napitupulu Yogi Yusuf didampingi Kasat Reskrim, AKP. Chusnul Qomar.

Berkas perkara yang mendudukan Kepala Kantor Pos PUT yang dirampungkan Polres RL dan diserahkan ke jaksa, Rabu, 22 November 2017. (foto.rahman jasin)

Dikatakan, aksi penggelapan dana nasabah itu pertama kali dilakukan tersangka MO, Sabtu, 8 April 2017 lalu. Sejak Agustus 2017, Ma melarikan diri. Kamis, 7 Agustus 2017, MA berhasil ditangkap Polda Kalimantan Selatan dan langsung dijemput ke Curup.

Aksi penggelapan yang dilakukan MA pertama kali terungkap saat korban Agus Hardiman (40) dan istrinya menabung uang di Kantor Pos PUT. Lalu, tersangka MA menghampiri dan menjelaskan bahwa komputer sedang rusak. Sehingga tidak bisa melakukan transaksi online.

‘’Kemudian, tersangka menawarkan penyetoran manual dan dilengkapi kwitansi yang ditandatangani kedua pihak. Tanpa ragu, korban menyerahkan uang yang ditabung kepada tersangka. Tapi, di dalam kwitansi disebutkan korban menitipkan uang kepada tersangka,’’ jelas Kapolres.

Dua hari kemudian, Senin, 21 Agustus, korban kembali mendatangi Kantor Pos PUT untuk mengambil kembali uangnya yang dititipkan kepada tersangka. Tapi, petugas di Kantor Pos itu tidak bisa mencairkan tabungan korban.

 

‘’Korban berusaha menelpon tersangka. Tapi, tersangka mengaku sedang tugas ke luar daerah. Ketika dihubungi lagi, tersangka sudah menghilang. Ternyata, ada beberapa korban lainnya yang nilainya mencapai ratusan juta. Bahkan, nasabah Kantor Pos Curup juga mengalami nasib serupa,’’ papar Kasat Reskrim.

Di Kantor Pos Curup, tersangka melakukan penggelapan serupa, Rabu, 23 Agustus . Caranya, tersangka menggelapkan uang dengan menggunakan aplikasi wesel pos yang ditranfer ke rekening pribadi tersangka. Perbuatan tersangka terungkap ketika ada nasabah yang akan menarik tabungan. Namun nilai tabungannya sudah berkurang.

‘’Jumlah uang yang digelapkan tersangka berkisar Rp 315.902.160 juta. Dalam melakukan aksinya, tersangka itu dibantu 2 tersangka lainnya. Yakni, TO dan ZF,” ungkap Chusnul.

Dikatakan, dari tersangka MA berhasil disita barang bukti berupa uang tunai Rp 18 juta, dan 3 HP. ‘’Kini para tersangka  masih ditahan,’’ demikian Kasat Reskrim.(rjs)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*